Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 04:40 WIB

DPR Apresiasi Polri Usut Tuntas Kasus Skimming

Oleh : Aris Danu | Rabu, 20 Maret 2019 | 21:33 WIB
DPR Apresiasi Polri Usut Tuntas Kasus Skimming
Politisi Golkar, John Kenedy Azis - (Foto: Istimewa)

INILAH.COM, Jakarta - Kasus pembobolan ATM dengan teknik skimming menyita perhatian publik karena menyeret nama seorang kerabat calon presiden (Capres) Prabowo Subianto. Hal itu diharapkan tidak terulang kembali.

Politisi Golkar, John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja kepolisian yang berhasil membongkar kasus skimming tersebut.

"Alhamdulillah, saya memberikan apresiasi kepada Polri. Dan saya minta pihak kepolisian tidak pandang bulu dalam melakukan penegakan hukum terhadap siapapun yang diduga secara hukum telah melakukan tindak pidana tersebut," kata anggota Komisi III DPR itu kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Seperti diketahui, Polisi menangkap Ramyadjie Priambodo pada 26 Februari 2019. Ramai disebutkan bahwa pembobol ATM hingga ratusan juta rupiah itu merupakan keluarga salah satu Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto. Selain itu Ramyadjie juga diketahui sebagai Bendahara Tunas Indonesia Raya (Tidar) yang merupakan organisasi sayap Gerindra.

Selain Ramyajdie, polisi juga mengungkap skimming yang dilakukan WNA asal Bulgaria, Vassil Kirilov alias Bakarskyida di Bali pada Minggu (17/3/2019).

John mengatakan, kejahatan tersebut bukan hanya merugikan perbankan dan institusi terkait. Lebih dari itu berpotensi mengakibatkan kecemasan di tengah masyarakat.

"Anda bisa bayangkan bagaimana kecewanya si pemilik ATM yang tiba-tiba melihat uang di rekeningnya telah raib atau habis terkuras," ujarnya.

Agar kasus tak kembali terulang, dia menghimbau kasus tersebut diusut tuntas. Selain itu pihak bank diminta untuk meningkatkan keamanan terhadap teknologinya agar bertransaksi lebih aman.

"Jangan sampai ada kartu ATM yang dapat digandakankan. Bagaimanapun keamanan uang nasabah di suatu Bank menjadi tanggung jawab dari Bank tersebut," tegasnya. [adc]

Komentar

x