Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 03:19 WIB

Soal Plt Ketum, Waketum PPP Hormati Fatwa Majelis

Oleh : Ray Muhammad | Kamis, 21 Maret 2019 | 01:02 WIB
Soal Plt Ketum, Waketum PPP Hormati Fatwa Majelis
Plt Ketua Umum DPP PPP Suharso Monoarfa, bersama pengurus PPP saling berjabat tangan bersama saat pembukaan Mukernas III DPP PPP di Bogor, Jawa Barat - (Foto: Inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Tujuh wakil ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dikabarkan sempat bersedia mengisi posisi pelaksana tugas (plt) ketua umum yang kini ditempati Suharso Monoarfa.

Waketum PPP Amir Uskara angkat bicara mengenai kabar ini. Ia mengatakan kedelapan ketua umum itu saat ini mengikuti fatwa Ketua Majelis Syariah PPP Maimoen Zubair dalam rapat internal soal pengisian plt ketum PPP.

Ia mengatakan sebenarnya ketujuh waketum siap jika ditunjuk menjadi plt. Namun berdasarkan pertimbangan rapat internal akhirnya seluruhnya tak ada yang ditunjuk menggantikan Rommahurmuziy.

"Bukan posisi tidak bersedia, tapi kita sangat menghargai, sangat menghormati fatwa Ketua Majelis Syariah," kata Amir di Hotel Seruni, Jawa Barat, Rabu (20/3/2019).

Dirinya mengungkapkan satu waketum yang langsung menyatakan tidak bersedia untuk ditunjuk sebagai Plt Ketum PPP adalah Reni Marlinawati.

Sementara ketujuh waketum lainnya ialah Amir Uskara, M Mardiono, Ermalena, Wardatul Asriah, Arwani Thomafi, Fernita Jubahar Amirsyah dan Mansyur Kardi.

"Kami juga paham resiko jabatan. Buat kami sebagai pengurus menyatakan lebih bagus ikuti fatwa. Waktu itu ada permintaan dari Ketua Majelis Syariah, dengan segala pertimbangan," ujarnya. [adc]

Komentar

Embed Widget
x