Find and Follow Us

Minggu, 21 Juli 2019 | 21:13 WIB

Pengungsi Banjir Sentani Bertambah Jadi 9.691 Jiwa

Oleh : Anton Hartono | Rabu, 20 Maret 2019 | 21:31 WIB
Pengungsi Banjir Sentani Bertambah Jadi 9.691 Jiwa
(Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Banjir bandang yang terjadi di Sentani, Jayapura, Papua hingga kini masih menyisakan trauma bagi para korban. Warga pun masih memilih bertahan di posko pengungsian karena khawatir akan ada banjir susulan.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah pengungsi mencapai 9.691 orang. Jumlah itu terus bertambah karena intensitas hujan yang turun di wilayah Jayapura masih tinggi.

"Pengungsi terus bertambah. Tercatat 9.691 orang mengungsi yang tersebar di 18 titik pengungsi," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (20/3/2019).

Menurut dia, bertambahnya pengungsi mengakibatkan sejumlah tempat pengungsian penuh dan padat, sehingga para korban banjir semakin tidak nyaman. Kondisi ini juga membuat pendistribusian bantuan sulit.

"Untuk itu, sesuai kesepakatan dalam rapat koordinasi di Posko Tanggap Darurat, dari 18 titik pengungsian yang ada saat ini akan dikumpulkan menjadi 6 titik pengungsi agar memudahkan distribusi bantuan," jelasnya.

Sementara ini jumlah korban luka sebanyak 160 orang yang terdiri dari 85 orang mengalami luka berat dan 75 orang mengalami luka ringan. Para korban luka dirawat di sejumlah rumah sakit diantaranya RS Bhayangkara Papua, RS Yowari, Puskesmas Sentani Kota, RS Marthen Indey.

Sebelumnya, banjir bandang di Sentani menerjang 4 kelurahan di Distrik Sentani, yaitu Kelurahan Hinekombe, Dobonsolo, Sentani Kota dan Doyo Baru. Pada Sabtu malam (16/3/2019) lalu dengan membawa material lumpur, pasir, batu dan pohon. Hingga kini korban bencana masih berada di pengungsian. [ton]

Komentar

x