Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 11:31 WIB

Kemenkumham Baru Revitalisasi Satu Lapas

Selasa, 19 Maret 2019 | 23:30 WIB
Kemenkumham Baru Revitalisasi Satu Lapas
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Rencana Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) untuk merevitalisasi Lembaga Pemasyarakatan (lapas) di Indonesia tampaknya masih jauh dari harapan.
Pasalnya, dari 528 lapas, baru satu yang dilakukan revitalisasi yaitu Lapas Nusakambangan.
Menanggapi hal ini, Dirjen PAS Kemenkumham, Sri Puguh Budi Utami mengaku sampai saat ini pihaknya sudah melakukan revitalisasi lapas. Namun, baru lapas Nusakambangan yang dilakukan selama delapan bulan belakangan ini.
"Sudah dilaksanakan baru di lapas Nusakambangan, karena revitalisasi membutuhkan sumber daya dukungan yang tidak sedikit," katanya, Selasa (19/3/2019)
Menurutnya, revitalisasi yang dilakukan di Lapas Nusakambangan, sudah dilakukan dengan proses pembinaan yang bertahap. Saat ini, pihaknya juga terus melakukan kajian karena butuh instrumen yang benar.
"Karena yang kita tangani adalah manusia yang konsepsinya mereka harus lebih baik dan berubah, lebih produktif," ujarnya.
Ketika disinggung apakah pencapaian revitalisasi itu mencapai target, ia mengatakan tak ada target. Karena hal itu akan tetap berjalan dan tidak hanya sampai di bulan delapan mendatang seperti apa yang pernah ia sampaikan.
"Jadi akan terus kami lakukan, apalagi dukungan dari pemerintah terhadap revitalisasi sangat luar biasa," terangnya.
Sebelumnya, Ditjen PAS Kemenkumham pada Juli 2018 akan ada 99 dari 528 lapas dan rutan seluruh Indonesia yang dicanangkan sebagai percontohan.
Namun hingga pertengahan tahun 2019, baru satu lapas yang bisa direvitalisasi dirjen PAS dan hanya lapas Nusakambangan.
Atas lambannya penanganan lapas, mantan Menkumham Yusril Ihza Mahendra menilai penanganan harus dilakukan oleh orang yang paham betul kondisi yang ada. Pasalnya, sejak saat ia menjabat sebagai menteri 15 tahun lalu, jumlah lapas dan rutan tak bertambah. [adc]

Komentar

x