Find and Follow Us

Selasa, 18 Juni 2019 | 01:01 WIB

KPK Duga Jual-Beli Jabatan di Kemenag Daerah Lain

Oleh : Ivan Setyadhi | Senin, 18 Maret 2019 | 23:32 WIB
KPK Duga Jual-Beli Jabatan di Kemenag Daerah Lain
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga praktik rasuah jual beli jabatan bukan hanya dilakukan di kantor wilayah Kementerian Agama Jawa Timur.

Hal itu sebagaimana disampaikan Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif. Laode menyebut, berdasarkan laporannya yakni di beberapa daerah.

"Ada beberapa laporan, bukan hanya satu. Bukan di Jatim tapi juga di tempat lain," kata Laode di kantornya, Senin (18/3/2019).

Kendati begitu, Laode tak menjelaskan lebih detail apakah laporan dimaksud berasal dari penyidik ke pimpinan KPK atau dari masyarakat ke lembaga antirasuah tersebut. Dia hanya memastikan perkara suap jual beli jabataan ini akan terus dikembangkan, sehingga kemungkinan bertambah jumlah tersangkanya.

"Iya, banyak yang lain (laporannya). Itu sedang didalami oleh KPK, dan laporannya sebenarnya banyak," ujarnya.

Pada perkara ini, penyidik KPK telah menjerat Ketum PPP Romuhurmuziy alias Rommy, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur (Jatim), Haris Hasanuddin. KPK menduga Muafaq dan Haris memberi suap kepada Rommy.

Diketahui, berkaitan kasus Rommy, pada hari ini tim KPK menggeledah sejumlah ruangan di dua lokasi. Pertama di kantor Kemenag, yakni ruang Menteri Agama, Sekjen dan ruang kerja Kepala Biro Kepegawaian. Sementara lokasi lainnya di kantor PPP, Jakarta. [adc]

Komentar

x