Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 Maret 2019 | 02:51 WIB

Gangguan Jiwa, Anas Bawa Lari Motor Guru

Minggu, 17 Maret 2019 | 18:32 WIB

Berita Terkait

Gangguan Jiwa, Anas Bawa Lari Motor Guru
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Gresik - Diduga mengalami gangguan jiwa, Anas Ilham (19) warga asal Tambak Pring Gang 2/17 A Surabaya, membawa lari motor milik Asfandi (44) warga asal Desa Banyutengah, Kecamatan Panceng, Gresik.

Asfandi yang berprofesi sebagai guru tidak menyangka motornya dibawa lari sewaktu membeli rokok di pinggir Jalan Raya Daendels Pantura Gresik.

Kasus ini berawal saat Asfandi (korban) memarkir motornya Honda Beat nopol W 6033 HK di pinggir jalan hendak membeli rokok. Korban pada saat itu lupa kunci motornya masih terpasang. Beberapa menit kemudian saat hendak kembali, motor yang diparkir, tiba-tiba sudah tidak ada di tempat.

Pasalnya, sudah dibawa lari seseorang yang tidak dikenal membawa lari motor miliknya ke arah barat menuju Kecamatan Paciran, Lamongan. Mengetahui kejadian tersebut. Korban dibantu warga Moh. Izzun Nafiarifin dan Ngarijo melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Pelaku berhasil diberhentikan oleh korban bersama warga di Jalan Raya Desa Tlogoringin Kecamatan Paciran, Lamongan. Selanjutnya, korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Panceng.

Kapolsel Panceng AKP Lukman membenarkan adanya kejadian ini dan telah mengamankan pelaku. "Saat kami periksa pelaku tidak membawa alat komunikasi maupun tanda pengenal apapun. Diduga mengalami gangguan jiwa," ujarnya, Minggu (17/03/2019).

Atas dasar itu lanjut Lukman, pihaknya memeriksakan kondisi kejiwaan pelaku ke psikiater RS Polda Bhayangkara Polda Jatim. "Selain mengamankan pelaku, kami juga mengamankan satu buah motor Honda Beat milik korban untuk pemeriksaan," tuturnya.

Sementara korban, Asfandi mengaku kaget motornya dibawa kabur saat membeli rokok di warung pinggir jalan. "Saya kaget saat ditinggal sebentar motor yang menyala dan terpasang kuncinya. Tiba-tiba dibawa kabur. Beruntung pelakunya tertangkap saat dikejar," pungkasnya. [beritajatim]

Komentar

x