Find and Follow Us

Jumat, 24 Mei 2019 | 07:23 WIB

PDIP Akui Jokowi Kuat di Darat, Laut, Udara

Minggu, 17 Maret 2019 | 16:10 WIB
PDIP Akui Jokowi Kuat di Darat, Laut, Udara
(Foto: Inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Menjelang debat ketiga Pilpres, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) merilis hasil temuannya bahwa dalam Rapat Konsolidasi di Yogyakarta, pasangan Jokowi - KH. Ma'ruf Amin, diyakini dapat meraih 70 persen suara di wilayah DI Yogyakarta.

"Dari hasil temuan para calon anggota DPR RI, seluruh parpol KIK, para tokoh, dan relawan, kami optimis dapat memenangkan 70 persen untuk 01," ujar Caleg PDIP Esti Wijayanti dalam keterangan resminya Minggu (17/3).

"Kami jarang bertemu dengan tim Prabowo di lapangan. Teritorial Paslon 01 tetap jauh lebih kuat dan setiap hari ada pergerakan. Sementara Paslon 02 sepertinya hanya nampak kuat dalam daya gertak, daya serang, dan daya hoax," lanjutnya.

Mendapat laporan dari Yogyakarta, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto tetap mengingatkan kepada semua anggota partainya untuk terus bekerja keras dan jangan sekali-kali meremehkan kekuatan jaringan tim Paslon Prabowo - Sandiaga.

"Meskipun survei Pak Jokowi - KH Ma'ruf Amin selalu unggul dengan selisih di atas 20 persen, namun upaya untuk mempertebal kemenangan tetap harus dilakukan. Kemenangan itu dimulai dari setiap TPS. Karena itulah persiapkan saksi dengan baik dan terus perkuat pergerakan darat," ujar Hasto

Lebih lanjut Hasto menambahkan, jika jumlah saksi dari parpol KIK (Koalisi Indonesia Kerja) yang jumlahnya sekitar antara 7 sampai 10 tersebut, maka jangan sampai kalah dari Paslon 02 meskipun mereka punya daya gertak yang nampaknya kuat, namun hegemoni di langit, udara dan darat, tetap menunjukkan dominasi Jokowi - Ma'ruf Amin.

"Kekuatan langit melalui doa kita yang sangat kuat. Semua lintas agama mendukung Paslon 01. Kekuatan udara, kita unggul 63 persen di media TV, on line, sosmed, dan cetak. Kekuatan teritorial paslon Jokowi paling banyak punya kepala daerah, pimpinan dewan, anggota dewan hingga caleg. Ini adalah kekuatan dahsyat yang bisa mematahkan daya gertak Prabowo," ungkap Hasto.

"Mereka memang rajin menyerang, bahkan sering tanpa etika dan penuh fitnah, namun tanpa dukungan kekuatan teritorial, mereka tetap akan kesulitan. Sebab mereka terlalu berisik, bagaikan auman singa ompong," tandasnya. [ton]

Komentar

x