Find and Follow Us

Rabu, 26 Juni 2019 | 22:14 WIB

Ini Kata Gus Romli Soal Isu Kiamat

Jumat, 15 Maret 2019 | 22:23 WIB
Ini Kata Gus Romli Soal Isu Kiamat
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Malang - Pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Falahil Mubtadiin di Dusun Pulosari, Desa Sukosari, Kasembon, Kabupaten Malang, Gus Muhammad Romli meluruskan informasi hoax tentang dirinya menyuruh jemaah menjual rumah demi mengantisipasi kiamat sudah dekat.

Dia mengaku hanya mewajibkan jemaah untuk membawa bekal sendiri selama mengikuti pengajian triwulan yang dilakukan selama tiga bulan sejak Rajab, Syaban, dan Ramadan. Gus Romli sebelumnya telah membantah mengeluarkan fatwa kiamat sudah dekat.

"Karena makin banyak peminatnya saya wajibkan membawa persiapan (bekal) sendiri. Saya hitungkan tiap kepala keluarga butuh 5 kuintal gabah. Kalau gabah 5 kuintal kalau beras 3 kuintal itu untuk diri sendiri," kata Gus Romli, Jumat, (15/3/2019).

Gus Romli mengatakan pengajian ini sebenarnya sudah berjalan selama tiga tahun. Menurutnya, berdasarkan perhitungannya tahun ini bakal ada meteor jatuh. Pengajian itu dilakukan untuk mendekatkan diri ke Tuhan sebelum meteor jatuh. Namun, bukan berlindung dari kiamat.

"Pengajian ini sudah tiga tahun dilakukan selama 3 bulan hingga Ramadan, ada kegiatan menyongsong meteor. Karena saya tidak yakin ini ramadhan biasa, gimana kalau terjadi meteor, jadi saya suruh bawa bekal," papar Gus Romli.

Gus Romli menyebut andai meteor yang dikhawatirkan tidak terjadi, jemaah bakal kembali ke rumah dengan bekal masing-masing. Selama itulah, jemaah diajak zikir, tahlil dan tahmid.

"Ini triwulan saja, setelah Ramadan selesai tidak ada meteor ya sudah pulang ke rumah masing-masing sama bawa gabahnya masing-masing lagi. Jadi ingat saya tidak memberi fatwa kiamat, ini waspada meteor selama itu kita perbanyak zikir untuk jemaah sampai terjadinnya meteor. Jika terjadi mereka sudah membawa bekal kalau tidak terjadi mereka pulang, kembali lagi ke rumah," tandasnya. [beritajatim]

Komentar

x