Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 18:28 WIB

Isu Kiamat, Warga Jember Jual Harta Benda

Jumat, 15 Maret 2019 | 21:32 WIB

Berita Terkait

Isu Kiamat, Warga Jember Jual Harta Benda
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Jember - Apakah ritual keagamaan yang dilakukan jamaah pengajian yang percaya bahwa bakal ada kiamat dalam waktu dekat? Kepala Desa Mumbulsari Fauzi memberikan kesaksiannya.

Fauzi mengatakan, ada 21 orang warga Desa Mumbulsari, Kecamatan Mumbulsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur yang eksodus ke Pondok Pesantren Mifathul Falahil Mubtadiin, di Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, karena isu kiamat.

Mereka yang eksodus adalah murid Ustaz Dasir, seorang tokoh agama. "Kalau yang saya ketahui, ritualnya ya bagus-bagus saja, zikir begitu di rumah ustaznya. Kalau zikir malam biasanya dari jam 10 malam sampai jam dua dini hari. Mereka tidak pakai pengeras suara," kata Fauzi.

Ustaz Dasir adalah menantu salah satu kiai yang memiliki masjid. "Alhamdulillah, masjid itu dikuasai anak-anak pak kiai, sehingga ajaran (Ustaz Dasir) tak berkembang. Kalau salat Jumat, (Ustaz Dasir dan pengikutnya) tidak melakukan salat Jumat di masjid situ. Kalau hari Jumat keluar desa," kata Fauzi.

Fauzi mengatakan sepintas tidak ada yang aneh dari ritual tersebut. Keanehan muncul setelah ada isu kiamat ini. "Isu muncul sekitar lima bulanan. Tapi tidak seberapa saya hiraukan. Saudara saya juga ikut di situ. Dia sudah malas bekerja. Dia merasa harta tidak ada gunanya, karena sebentar lagi kiamat. Harta yang ada dijual untuk biaya hidup sehari-hari sambil menunggu kiamat," katanya.

Fauzi tidak tahu moda transportasi yang digunakan puluhan warga tersebut ke Malang. "Katanya barang-barangnya diangkut dengan truk. Kalau orangnya saya tidak tahu," katanya. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x