Find and Follow Us

Minggu, 26 Mei 2019 | 21:27 WIB

Kejagung Lakukan Mutasi Jabatan, Ini Alasannya

Kamis, 14 Maret 2019 | 21:31 WIB
Kejagung Lakukan Mutasi Jabatan, Ini Alasannya
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum Kejagung), Mukri mengatakan keputusan mutasi dan rotasi di lingkungan kejaksaan diambil dalam rapat pimpinan dengan berbagai pertimbangan.

Menurut dia, rapat pimpinan itu dihadiri oleh para jaksa agung muda baik Jampidum, Jampidsus, Jamintel, dan Jamwas dengan mempertimbangkan sisi kepangkatan, kinerja, prestasi serta integritas.

Hal ini menanggapi promosi jabatan terhadap Bayu Adhinegoro putra dari Jaksa Agung HM Prasetyo. Sebab, Bayu sebelumnya menjabat sebagai Asisten Bidang Intelijen (Asintel) Kejaksaan Tinggi Bali (Kejati Bali) dipromosikan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Barat.

"Hal ini dalam rangka penyegaran, tour of duty. Promosi dan mutasi dilakukan secara objektif berdasarkan prestasinya, integritasnya, dan loyalitasnya," kata Mukri, di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Sementara Anggota Komisi III DPR, Ahmad Sahroni mengatakan proses mutasi dan promosi di sebuah lembaga atau instansi harus mengacu pada rekam jejak integritas dan kompetensi objektif seorang aparatur sipil negara (ASN).

"Sejauh yang bersangkutan dinilai memiliki integritas dan kompetensi apa salahnya bila kemudian mendapat promosi," kata Sahroni.

Menurut dia, mutasi dan promosi merupakan bagian dari implementasi reformasi birokrasi dalam menerapkan sistem reward and punishment bagi seluruh ASN, termasuk jajaran Kejaksaan Agung (Kejagung). Sehingga, ke depan dapat menciptakan profesionalisme ASN yang bertanggungjawab.

"Jangan karena kebetulan anak dari jaksa agung kemudian kita buru-buru secara tendensius mencapnya sebagai praktik nepotisme," ujarnya.

Ia menjelaskan jajaran Kejaksaan Agung pasti telah mempertimbangkan syarat kompetensi, prestasi kerja, peringkat jabatan, hukuman disiplin, kebutuhan organisasi sebelum memutuskan mutasi atau promosi kepada jajarannya. [adc]

Komentar

x