Find and Follow Us

Minggu, 26 Mei 2019 | 21:22 WIB

Mahasiswa Didorong Manfaatkan Teknologi Digital

Oleh : Aris Danu | Kamis, 14 Maret 2019 | 21:01 WIB
Mahasiswa Didorong Manfaatkan Teknologi Digital
(Foto: Inilahcom)

INILAH.COM, Jakarta - Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) mendorong generasi muda, khususnya mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi di era digital saat ini dengan kegiatan positif. Salah satunya dengan menciptakan lapangan kerja.

Hal itu disampaikan Staf Khusus Menteri Tenaga Kerja, Ahmad Iman dalam seminar entrepreneurship bertajuk "Optimalisasi Teknologi Smartphone di Era Ekonomi Digital dalam Menciptakan Lapangan Kerja" di Gedung Smesco, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

"Di era internet saat ini, saya berharap manfaat dari teknologi informasi, manfaat dari internet maupun smartphone itu bisa benar-benar dilaksanakan, dimanfaatkan secara baik, karena faktanya banyak juga yang disalahgunakan," kata Ahmad Iman.

Saat ini, lanjut Iman, dunia seolah dalam genggaman tangan. Oleh karena itu kesempatan dan peluang pekerjaan juga bergantung dari masing-masing individu dalam memanfaatkan teknologi itu sendiri melalui smartphone. Sebab, hadirnya teknologi tidak bisa dibendung dan teknologi juga mempunyai dua sisi.

"Ada sisi positif dan sisi negatif. Kalau kita tidak hati-hati bisa tergilas secara negatif," ujarnya dalam seminar yang diinisiasi Sentra Indonesia itu.

Lebih lanjut Caleg DPR RI ini berpesan kepada mahasiswa agar memanfaatkan teknologi dengan baik. Ia juga menyinggung rencana pemerintah untuk melakukan pemerataan infrastruktur teknologi informasi.

"Pak Jokowi sempat menyinggung betapa pentingnya teknologi Informasi. Makanya pemerintah mencanangkan pemerataan infrastruktur teknologi informasi agar yang tinggal di daerah mengalami percepatan seperti kita yang tinggal di kota," papar Iman.

Sementara itu, Manager Enterprise Product an Pricing Telkomsel Fani Pristama menuturkan, masyarakat harus siap dalam menghadapi distrupsi digital atau arus digitalisasi yang kini telah datang ke Indonesia.

Sebab, lanjut dia, lapangan pekerjaan yang kini tersedia di Indonesia bisa dipastikan akan terkena dampak dari digitalisasi. Ia berpesan kepada generasi milenial untuk tidak berhenti belajar dengan memanfaatkan teknologi digital yang kian maju.

"Apaun pekerjaan kita itu bakal terkena imbas dari digitalisasi, hari ini kita harus memastikan masyarakat itu mengerti bahwa digitalisasi itu datang dan kita harus bersiap-siap. Yang jelas jangan berhenti belajar, kerena belajar itu tidak terbatas di ruang kelas, internet pun sebenarnya bisa menjadi sumber informasi, sumber knowledge. Jadi pastikan ambil manfaat sebesar-besarnya dari teknologi informasi," demikian Fani.

Pengamat Teknologi Informatika, Dr. Muhammad Faiz Rafdhi juga menyampaikan hal yang sama. Menurutnya arus digitalisasi di Indonesia memang tidak bisa dibendung lagi, terlebih saat ini Indonesia, bahkan dunia tengah berhadapan dengan industry 4.0.

Bahkan menurutnya, berbagai kemudahan pun datang seiring hal itu, dimana kini untuk mencari pekerjaan, calon tenaga kerja tidak perlu repot untuk melamar di berbagai perusahaan, namun cukup menampilkan kecakapannya melalui salah satu platform di Internet seperti YouTube.

"Saya sampaikan, orang dulu memahami smartphone itu hanya untuk komunikasi, baik komunikasi telpon, komunikasi WhatsApp, atau komunikasi SMS. Padahal, ada potensi yang lain dan belum dioptimalkan," terang Faiz dalam kesempatan yang sama. [adc]

Komentar

x