Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 18:38 WIB

Kapolres Ponorogo Luruskan Isu Kiamat di Badegan

Kamis, 14 Maret 2019 | 16:20 WIB

Berita Terkait

Kapolres Ponorogo Luruskan Isu Kiamat di Badegan
(beritajatim)


INILAHCOM, Ponorogo - Polres Ponorogo terus menindak lanjuti kabar tentang 52 warga Desa Watu Bonang Kecamatan Badegan Kabupaten Ponorogo yang pergi dari desanya.

Mereka dimungkinkan meninggalakan desa sejak sebulan yang lalu, hingga rombongan terakhir pada Sabtu (9/3/2019) lalu. Pergi ke salah satu pondok pesantren di Kecamatan Kesambon Kabupaten Malang.

"Kami intinya memang membenarkan sebagian warga Desa Watu Bonang pergi ke salah satu pondok pesantren di Malang," kata Kapolres Ponorogo, AKBP Radiant, Kamis (14/3/2019).

Namun informasi dari Malang, warga Ponorogo yang ada di Pondok tersebut berjumlah 42 orang. Sedangkan kalau dari Ponorogo yang berangkat 52 orang.

"Ini masih akan dikonfirmasi kebenarannya. Apakah 52 orang itu semuanya pergi ke Malang atau tidak," katanya.

Sejak kasus ini mencuat, pihaknya intens berkordinasi dengan Polres Batu. Informasi yang beredar, banyak yang tidak benar. Dia mencontohkan ada bahasa kiamat, pedang, foto dan yang lainnya itu tidak benar. Memang ada foto yang terjual tetapi harganya juga masih wajar.

"Masyarakat itu tahunya dari kordinator di Desa Watu Bonang bernama Katimun. Bukan dari Pondok Pesantrennya yang di Malang," katanya.

Terkait 52 warga yang pergi ke Malang itu menjual aset yang dimiliki. Radiant mengatakan uang dari hasil penjualan itu digunakan untuk bertahan hidup ataupun mengontrak di sekitar pondok.

"Mungkin itu alasannya mereka menjual asetnya," pungkasnya. [beritajatim]

Komentar

x