Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 18:29 WIB

Lucas: Jangan Kambinghitamkan Saya

Oleh : Ivan Setyadhi | Kamis, 14 Maret 2019 | 00:46 WIB

Berita Terkait

Lucas: Jangan Kambinghitamkan Saya
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Advokat Lucas membacakan nota pembelaan atau pledoi-nya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (13/3/2019) malam.

Sambil berdiri, Lucas membacakan keganjilan dalam perkaranya dalam pledoi yang diberi judul ' Janganlah Kambinghitamkan Saya Demi Menutupi Kesalahanmu'.

"Ada 4 poin yang saya jelaskan,
Pertama sepanjang persidangan, hanya satu saksi yang mendukung dakwaan jaksa yaitu saksi Dina Soraya. Saksi Dina Soraya ini adalah saksi yang Inkonsisten, dia berbohong," kata Lucas dimuka sidang.

Lucas menjelaskan dalam perkara Eddy Sindoro, Dina pernah buat BAP di hadapan penyidik pada 19 September. Di BAP Dina menyatakan dengan jelas bahwa prof L adalah Jimmy. Pemilik dan pengguna akun Facetime Kaisar555 adalah Jimmy. Dan Jimmy-lah yang meminta bantuan, Jimmy-lah yang membayar semua operasional.

"Ini adalah kekuasaan Tuhan. Kok bisa terselip BAP itu. Kok bisa terselip dalam perkara Eddy Sindoro. Tapi ini disembunyikan, tidak diungkapkan. Harusnya jaksa mengungkapkan di muka persidangan supaya semua jelas. Ternyata disimpan," ungkapnya.

Parahnya kata Lucas, Dina ketahuan merubah BAP-nya pada 28 September, di hadapan penyidik. Jimmy diganti Lucas.

"Dengan dasar itu saya jadi tersangka, langsung ditahan," tegasnya.

Lucas juga menyebut ada dendam dalam surat dakwaan sampai tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Saya ini dikambinghitamkan, diputar, karena KPK bilang apa? Suatu kehormatan, kebanggaan bagi kami bisa menuntut seorang advokat senior yang konon kabarnya sudah malang melintang di dunia hukum dan peradilan. Apa ini maksudnya? Alangkah mirisnya saya, dibuat saya seperti ini," keluhnya.

Sejak awal persidangan, tidak ada niat atau motif Lucas membantu Eddy melarikan diri dari kejaran KPK.

"Apa yang saya rintangi? Tidak ada peranan sama sekali, tidak ada yang terintangi. Kenapa? Karena KPK penyidiknya tidak ceept, tidak red notice, tidak DPO Eddy. Baik bulan april 2016, maupun 29 agustus 2018. Ya bebas berangkat keluar masuk melintas antar negara. Jadi tidak ada yang dirintangi karena tidak ada penyidikan saat itu.
Tidak ada surat perintah KPK untuk penangkapan," bebernya.

"Ini benar-benar perkara dagelan. Hanya saya dikambinghitamkan," sambungnya.

Dalam perkara ini, Lucas didakwa bersama-sama dengan Dina Soraya telah merintangi penyidikan terhadap Eddy Sindoro. Lucas diduga menyarankan Eddy Sindoro selaku tersangka untuk tidak kembali ke Indonesia.

Lucas dituntut penjara 12 tahun dan denda Rp 600 juta subsider 6 bulan kurungan. Lucas dianggap terbukti menghalangi penyidikan terhadap Eddy Sindoro.

Komentar

x