Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 18:23 WIB

KPK: Penerapan Sistem Penanganan Perkara Terpadu

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 13 Maret 2019 | 23:37 WIB

Berita Terkait

KPK: Penerapan Sistem Penanganan Perkara Terpadu
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua KPK, Agus Rahardjo mengatakan indeks persepsi korupsi (IPK) dan penegakan hukum di Indonesia nilainya masih rendah. Maka, Agus ingin ada implementasi sistem penanganan perkara terpadu.

"Sebetulnya kami ingin implementasi sistem penanganan perkara terpadu itu mulai yang ditangani kepolisian, kejaksaan, yang ada di pengadilan sampai yang di Lapas itu kemudian bisa terintegrasi dengan baik," kata Agus di Istana Negara, Rabu (13/3/2019).

Karena, Agus melihat hari ini setiap masing-masing bagian sudah mempunyai sistem informasi tapi satu sama lainnya tidak saling menyambung. Misalnya, Lapas punya sistem informasi tapi polisi tidak tahu mana narapidana yang overstay.

"Jadi dengan cara ini mudah-mudahan sistem ini akan memperbaiki penegakan hukum kita dan reformasi juga bisa dilakukan," ujarnya.

Kemudian, Agus tidak bermaksud mencampuri ranah pengadilan. Namun, perlu kiranya memberikan saran untuk tata kelola dan administrasi karena memang sudah waktunya juga.

"Misalkan kalau kita lihat di Mahkamah Konstitusi, hari ini sidang sore harinya tayang. Nah, kenapa di pengadilan kita tidak bisa seperti itu, maksudnya bisa diusahakan seperti itu," jelas dia.

Dengan begitu, Agus berharap mudah-mudahan bantuan apa yang diperlukan teman-teman dari MA untuk memperbaiki peradilan ini bisa terintegrasi dengan perbaikan-perbaikan segera yang akan dilakukan. [adc]

Komentar

x