Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 26 Maret 2019 | 18:22 WIB

KPK Bidik Pengurusan Anggaran DAK Daerah Lain

Oleh : Ivan Sethyadi | Rabu, 13 Maret 2019 | 08:53 WIB

Berita Terkait

KPK Bidik Pengurusan Anggaran DAK Daerah Lain
Ketua KPK, Saut Situmorang - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korpsi (KPK) berjanji mengembangkan kasus dugaan suap terkait Dana Alokasi Khusus (DAK). Setelah kasus DAK Kebumen Tahun 2016, dugaan suap terkait proses pembahasan DAK daerah lain menjadi target selanjutnya.

"Nanti penyidik akan mengembangkannya," ucap Ketua KPK, Saut Situmorang, Rabu (13/3/2019).

Menurut Saut, pengembangan kasus akan dilakukan jika penyidik mengantongi bukti awal terkait sengkarut Dana Alokasi Khusus yang bersumber dari APBN atau APBN-P.

"Satu satu kalau ada potensi pengembangan tentu akan dikembangkan bertahap," ungkapnya.

Pengembangan kasus dugaan suap terkait proses pembahasan DAK itu menyusul telah rampungnya proses penyidikan dugaan suap terkait DAK untuk kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, yang menyeret Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan jadi pesakitan. Untuk mengembangkan kasus dugaan suap itu, lembaga antikorupsi mengantongi bukti keterlibatan dan aliran uang sejumlah pihak. Dugaan itu akan dibuktikan atau diuji dalam persidangan Taufik Kurniawan.

Penyidik KPK belum lama ini merampungkan penyidikan kasus dugaan suap yang menjerat Taufik. Tak lama lagi perkara yang menjerat Taufik akan disidangkan di Pengadilan Tipikor Semarang, Jawa Tengah.

Dalam kasus dugaan suap terkait pengurusan anggaran DAK Kebumen Tahun 2016, Taufik diduga menerima sekitar Rp 3,65 miliar. Diluar dana suap Rp 3,65 miliar tersebut, KPK juga mencermati dugaan suap dana lainnya.

"Penyidikan kasus suap terkait pengurusan anggaran DAK Kebumen dengan tersangka TK telah selesai. Namun kami juga mencermati aliran dana tidak hanya sebesar Rp 3,65 miliar terkait pengurusan tersebut," tandasnya.

Sebab itu, KPK berharap Taufik bisa kooperatif dan terbuka selama menjalani persidangan. Terlebih, lembaga antikorupsi melalui jaksa penuntut umum akan membongkar dugaan keterlibatan pihak lain dalam sidang Taufik.

Selain Taufik, faktor keterbukaan dari pihak-pihak tertentu yang pernah diperiksa oleh KPK tentu menjadi poin yang juga kan dicermati. Sejumlah kalangan telah diperiksa saat proses penyidikan Taufik. Diantaranya anggota DPR dan pimpinan Banggar DPR RI.

Seperti, Mantan Ketua Banggar DPR yang saat ini menjabat Ketua Komisi III DPR, Kahar Muzakir; Wakil Ketua Banggar dari Fraksi PAN, Ahmad Riski Sadig; Wakil Ketua Banggar dari PDIP Said Abdullah; dan Wakil Ketua Banggar yang juga Ketua Fraksi PKB, Jazilul Fawaid. Kemudian Ketua Komisi X DPR dari Fraksi Demokrat yang juga mantan Wakil Ketua Banggar, Djoko Udjianto dan Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PAN Sukiman. [rok]

Komentar

x