Find and Follow Us

Sabtu, 20 Juli 2019 | 21:41 WIB

Pilpres 2019

Aa Gym: Kalau Ada Kelicikan Berarti Mengkhianati

Oleh : Fadhly Zikry | Selasa, 12 Maret 2019 | 04:00 WIB
Aa Gym: Kalau Ada Kelicikan Berarti Mengkhianati
Pengasuh dan Pemilik Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym

INILAHCOM, Jakarta - Pengasuh dan Pemilik Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa Aa Gym berharap Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 ini berjalan dengan penuh integritas dan damai serta tidak memecah belah anak bangsa.

"Aa berharap sekali bahwa pilpres ini berjalan dalam keadaan jujur, adil," kata Aa Gym dalam akun twitternya @aagym, Senin (11/3/2019).

Jika Pilpres terjadi kecurangan lanjutnya, maka sejatinya pelaku kecurangan tersebut telah mengkhianati bangsa sendiri dengan menghalakan segala cara untuk ambisi pribadi dan kelompok.

"karena kalau ada kelicikan dari pihak manapun, itu berarti mengkhianati rakyat dan bangsa ini," ujarnya.

Aa Gym kembali bicara Pilpres setelah mengklarifikasi klaim dari Ketua Umum PPP Romahurmuziy yang menyatakan dirinya netral. Meski tak menyebut mendukung Calon Presiden Jokowi-Maruf atau Prabowo-Sandi, Aa Gym menegaskan dirinya tidak netral dan telah menentukan pilihan dalam Pilpres 17 April nanti. Aa Gym sendiri dalam berbagai kesempatan berharap Pilpres tidak menjadi ajang untuk memecah belah anak bangsa. Sebaliknya, ia berharap Pilpres harus menyatukan. [fad]

Komentar

x