Find and Follow Us

Sabtu, 17 Agustus 2019 | 19:07 WIB

PDIP Nilai Nyepi Bagian Bhinneka Tunggal Ika

Oleh : Aris Danu | Kamis, 7 Maret 2019 | 17:43 WIB
PDIP Nilai Nyepi Bagian Bhinneka Tunggal Ika
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan Perayaan Hari Raya Nyepi 2019 dimaknai untuk memperkuat prinsip Ketuhanan Yang Berkebudayaan sesuai dengan arah kepemimpinan Jokowi.

"Nyepi mengandung pengertian harafiah sunyi, senyap, suatu proses spiritual menghentikan seluruh aktivitas kehidupan melalui Catur Brata, amati geni (tidak menyalak api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak mendengarkan hiburan)," ujar Hasto, Kamis (7/3/2019).

Menurut dia, perayaan Nyepi adalah gambaran proses menyucikan seluruh kehidupan alam raya. Maka dari itu, Nyepi penuh dengan penghormatan amerta air kehidupan.

Hasto juga menjelaskan, Perayaan Nyepi saat ini begitu relevan dengan situasi dan dinamika perpolitikan di Indonesia. Narasi-narasi berupa kabar bohong atau fitnah, masih sering digunakan oleh pihak tertentu untuk menyerang Pemerintahan Jokowi.

Dengan memperingati Nyepi, bangsa Indonesia diharapkan terus memperkuat kehidupan spiritualnya untuk melahirkan kebahagiaan sejati, serta kebahagiaan lahir batin.

PDIP juga meminta kepada semua komponen bangsa untuk menghormati Perayaan Nyepi. Sebab, Nyepi adalah cerminan masyarakat Indonesia yang sangat menghargai perbedaan dan kebebasan untuk memeluk dan melaksanan ibadah sesuai agama yang dianut.

"Nyepi adalah gambaran nyata pembumian sila Ketuhanan Yang Maha Esa, yang dijalankan dengan cara yang berkebudayaan, penuh toleransi, dan tiadanya egoisme dalam kehidupan beragama," jelasnya. [adc]

Komentar

x