Find and Follow Us

Jumat, 24 Mei 2019 | 07:24 WIB

KPU Desak MK Sidangkan Uji Materi Soal Surat Suara

Oleh : Ray Muhammad | Rabu, 6 Maret 2019 | 11:27 WIB
KPU Desak MK Sidangkan Uji Materi Soal Surat Suara
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendesak Mahkamah Konstitusi untuk menyidangkan uji materi terhadap pasal pencetakan surat suara dan pindah memilih dalam Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Komisioner KPU Viryan Azis menegaskan, pihaknya bisa langsung menempuh jalur lainnya jika MK tak mengabulkan uji materi soal ini.

Adapun hal ini dilakukan KPU demi melindungi hak pilih sebagian pemilih yang berpindah Tempat Pemungutan Suara (TPS) atau yang tercatat di Daftat Pemilih Tambahan (DPTb).

Mereka terancam tak dapat menggunakan hak pilihnya karena besarnya jumlah DPTb. Saat ini, jumlah pemilih yang pindah TPS mencapai lebih dari 250.000.

"Hasil dari uji materi tersebut bersifat darurat dan sangat dinantikan kami. KPU berharap uji materi itu bisa segera," kata Viryan di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (6/3/2019).

Ia menegaskan, persoalan ini merupakan hal yang darurat karena terkait pengaturan para pemilih yang pindah TPS untuk mencoblos saat pemilu bulan depan.

Saat ini, publik yang terdiri dari sejumlah ormas maupun mahasiswa pun telah menyampaikan gugatan uji materi ke MK terkait masalah suarat suara dan pindah lokasi mencoblos ini.

"Kondisinya darurat karena KPU perlu merumuskan atau mengambil kebijakan-kebijakan teknis yang tergantung dari hasil itu. kalau tidak dikabulkan, maka sudah jelas langkah-langkah KPU, kalau ada putusan, KPU perlu menyesuaikan diri, maka uji materi bisa segera putuskan oleh MK," tuturnya. [rok]

Komentar

x