Find and Follow Us

Senin, 14 Oktober 2019 | 13:54 WIB

Dahnil Anzar Tanyakan Nasib Mobil Esemka

Oleh : Fadhly Zikry | Selasa, 5 Maret 2019 | 14:13 WIB
Dahnil Anzar Tanyakan Nasib Mobil Esemka
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak kembali menanyakan produksi mobil Esemka yang pernah dibanggakan Presiden Jokowi ketika menjadi Walikota Solo.

Namun mobil yang digadang-gadang menjadi mobil nasional itu hingga kini belum jelas nasibnya. Apakah akan diproduksi massal atau hanya sebatas wacana.

Bahkan Calon Wakil Presiden 01 KH. Maaruf Amin beberapa waktu lalu sempat menyampaikan mobil Esemka akan diproduksi masal pada bulan Oktober 2018, namun hingga kini wacana proyek mobil tersebut seakan tenggelam.

Melalui akun twitternya, Dahnil menanyakan nasib mobil Esemka. Pasalnya Calon Presiden 02 Prabowo Subianto yang turut menjadi pemesan mobil tersebut hingga kini masih menanti kedatangan mobil karya para siswa SMK tersebut.

"Dari 7000 lebih, dan sampai ngantri dan hrs nunggu, sprt disampaikan pak Jokowi. Mobil Asemka itu ada gigi trasmisi 2 gak ya? Atau semuanya matic?. Klo bisa mobil Asemka yg jg sempat dipesan Pak @prabowo dan belum datang2 itu dikasih transmisi 2 ya. Tetap ada 1 juga gak apa kok," cuit Dahnil, Selasa (5/3/2019).

Prabowo sendiri diketahui telah memesan mobil Esemka tersebut sejak tahun 2013. Prabowo pernah menyatakan dirinya siap mengganti mobil Lexus LX 570 yang dikendarainya sehari-hari dengan mobil Esemka. Namun 6 tahun menunggu, mobil tersebut tak kunjung datang.

"Saya sudah pesan mobil Esemka tetapi pesanan saya belum datang. Jika sudah saya rencana ganti mobil bung @nggaPD @maheswara83," tulis Prabowo menanggapi warganet di akun twitternya pada 26 September 2013.

Seperti diketahui, selain pro rakyat kecil, nama Presiden Jokowi sendiri mulai dikenal publik nasional juga dari mobil Esemka. Ketika menjadi Walikota Solo Jokowi selalu digarda terdepan agar mobil tersebut mampu diproduksi massal dan bersaing dengan produsen mobil lainnya. Namun setelah terpilih menjadi Presiden Indonesia Ketujuh, harapan dengan mobil nasional juga belum terwujud.

"Urusan saya, urusan apa dengan produksi Esemka. Enggak ada urusan pemerintah. Itu dikerjakan penuh oleh industri, dikerjakan penuh oleh swasta. Masa presiden mau buat pabrik sendiri bikin mobil Esemka sendiri, yang benar aja kamu itu gimana sih itu. Ya itu urusan orang industri," kata Jokowi di ICE BSD, menanggapi kritik mobil Esemka hanya untuk kepentingan politik, pada Rabu (24/10/2018). [adc]

Komentar

x