Find and Follow Us

Senin, 21 Oktober 2019 | 03:11 WIB

Andi Arief Ditangkap, Ini Kata Mahfud MD

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 4 Maret 2019 | 21:32 WIB
Andi Arief Ditangkap, Ini Kata Mahfud MD
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD turut bicara mengenai Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief yang ditangkap polisi diduga konsumsi narkoba jenis sabu di Hotel Peninsula, Jakarta Barat.

Mahfud sedikit menyinggung serangan Andi terkait berita tujuh kontainer surat suara yang tercoblos di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Saat itu, Mahfud bilang kalau berita tujuh kontainer surat suara itu hoaks tapi ternyata malah diserang terus oleh Andi hampir setiap hari.

"Sejak saya bilang, berita 7 kontainer surat suara itu hoaks. AA tiap hari nyerang saya dengan hal-hal yang melawan akal sehat," kata Mahfud lewat twitternya yang dikutip Senin (4/3/2019).

Akhirnya, Mahfud mengaku tidak menanggapi serangan Andi tersebut. Akan tetapi, Mahfud justru menjawab dengan pesan kepada anak-anak muda Indonesia agar menjauhi narkoba.

"Saya tak nanggapi lagi AA tapi saya menjawab dengan pesan kepada anak-anak milenial agar tak main-main narkoba, karena narkoba itu merusak akal. Tuips, tolong recall & repost cuitan saya itu," ujarnya.

Memang, Mahfud sempat menuliskan pesan kepada anak-anak milenial agar menikmati pesta demokrasi dan menjaga negara ini pada 10 Januari 2019.

Menurut dia, perang membela negara yang harus dihadapi yakni proksi dan narkoba.

Berikut isi cuitannya:

Sy baru ketemu anak2 mileneial yg sangat kreatif tp bergerak bebas dan merdeka. Sy bilang kpd mereka, 'nikmatilah demokrasi'. Nikmati demokrasi utk memanusiakan kemanusiaanmu. Spt sy ini, menikmati demokrasi meski tak ikut memperjuangkan demokrasi pd tahun 1945. Hahaha.

Bro, anak2 milenial. Nikmatilah demokrasi, jagalah negara ini. Perang membela negara yg kamu hadapi skrang adl proksi, termasuk narkoba. Jgn dekat2 narkoba. Sekali terjerat narkoba kalian merusak kemanusiaanmu; akan berani membohongi orang tuamu, isterimu, anakmu, dan rakyatmu.

Komentar

x