Find and Follow Us

Minggu, 19 Mei 2019 | 18:44 WIB

eKTP WNA, Kemendagri Sebut Masyarakat Kurang Peka

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Sabtu, 2 Maret 2019 | 13:25 WIB
eKTP WNA, Kemendagri Sebut Masyarakat Kurang Peka
(Foto: Inilahcom/MY Agam)


INILAHCOM, Jakarta - Vitalnya e-KTP Warga Negara Asing (WNA) cukup membuat gaduh masyakarat. Kemendagri menyebut aturan penerbitan e-KTP sejatinya sudah lama ada.

Sekretaris Ditjen Dukcapil Kemendagri I Gede Suratha mengatakan gaduh e-KTP WNA seharusnya tak terjadi jika masyakarat 'peka' akan aturan UU yang sudah sejak tahun 2006 diterbitkan.

"Terkait kisruh atau gaduh (e-KTP WNA), saya melihat kegaduhan kekisruhan yang kita alami sekarang itu karena lebih banyak disebabkan kurangnya kita memberikan infromasi, atau kurangnya masyarakat mengambil informaai yang sudah disediakan oleh negara, karena UU sebenarnya sudah ada 2006 dan diundangkan dalam lembaga negara artinya seharusnya masyarakat mengetahuinya tetapi faktanya masyarakat belum mengetahui," kata Gede dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (2/3/2019).

Gede mengatakan penertiban e-KTP untuk WNA sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 23 tahun 2006. Gede juga heran banyak pejabat tinggi malah tak tahu aturan tersebut.

"Kita telah menerbitkan e-KTP bagi orang asing sejak 2006 karena UU nomor 23 tahun 2006, namun sampai saat ini petinggi-petinggi saja banyak yang tidak mengerti kok bisa WNA diberikan ktp el sementara warga kita sendiri susah mengurus ktp," ucapnya.

Gede menepis mentah-mentah tudingan adanya penerbitan e-KTP untuk WNA ini demi kepentingan Pemilu 2019. Gede kembali mempertanyakan kepada pihak-pihak untuk membaca UU yang sudah diatur.

"Berarti kalau ada melihat WNA memegang kitap dan memenuhi syarat itu adalah kewajiban dia untuk mengurus ktp el, itu clear jangan sampai ada tanggapan ada kok pemerintah menjelang Pemilu 2019 ini ujug-ujug memberikan KTp el bagi WNA? sejak 2006 sudah diamanatkan oleh UU dan kita tatanan di bawahnya menindaklanjuti UU itu," jelasnya.

Sebagaimana diberitakan, kabar kepemilikan KTP elektronik (e-KTP) oleh warga negara Tiongkok menggegerkan publik dan menjadi perbincangan di dunia maya sepanjang hari ini, Selasa (26/2/2019).

Di medsos, salah satu e-KTP milik WN Tiongkok yang viral di medsos adalah yang diketahui dimiliki oleh seorang pria bernama Guohui Chen. Dalam identitas kependudukan tersebut, tertulis bahwa Guohui lahir di Fujian pada tanggal 25 Maret 1977.

Guohui tercatat tinggal di Cianjur dengan status menikah. Pada foto yang sama, diketahui tertulis e-KTP yang dimiliki oleh pria asal Tiongkok yang beragama Kristiani ini tercatat berlaku hingga Maret 2023. [rok]

Komentar

x