Find and Follow Us

Jumat, 19 Juli 2019 | 01:32 WIB

Eks KPU: Awasi Perusahaan Percetakan Surat Suara

Oleh : Fadhly Zikri | Senin, 25 Februari 2019 | 23:30 WIB
Eks KPU: Awasi Perusahaan Percetakan Surat Suara
Mantan Komisioner KPU Chusnul Mariyah

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Komisioner KPU Chusnul Mariyah menyarankan agar para relawan Prabowo-Sandi dan masyarakat mengawasi form C1 atau form rekapitulasi tingkat TPS untuk mencegah potensi kecurangan Pemilu 17 April mendatang. Selain itu menurutnya para perusahaan percetakan surat suara juga perlu diawasi.

"Kita butuh independensi penyelenggara pemilu. Selain itu kita juga jarus awasi pencetakan surat suara. Temen-temen tahu ga siapa pemenanga tender percetakan surat suara. Tolong dong diawasi pemenang tender percetakan surat suara," kata Chusnul dalam diskusi 'Menginventarisir Potensi Kecurangan di Pilpres 2019' di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/2/2019).

Menurutnya potensi kecurangan dapat terjadi dimana saja. Sehingga komitmen menjadikan Pemilu jujur, adil dan bersih betul-betul perlu diresapi oleh semua pihak.

"Itu diawasin aja mereka yang cetak surat suaranya. Tinggal tanya KPU. Saya punya info siapa yang cetak surat suara, awasilah mereka juga, wartawan juga bisa nongkrong disana, dalam konteks kita upaya mengawasi," ujarnya.

Namun dirinya tidak mengetahui, apakah percetakan surat suara Pemilu 17 April masih dalam proses atau sudah didistribusikan kedaerah-daerah.

"Jangan-jangan sudah selesai, sudah bergerak logistiknya sekarang," tandasnya. [adc]

Komentar

x