Find and Follow Us

Minggu, 21 Juli 2019 | 06:01 WIB

Munajat 212

Gerindra: Kegiatan Rohani Jangan Dituduh Politis

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 23 Februari 2019 | 07:02 WIB
Gerindra: Kegiatan Rohani Jangan Dituduh Politis
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuwono - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuwono memastikan perhelatan Munajat 212 adalah kegiatan keagamaan dan tidak ada unsur politik.

"Engga ada unsur politiknya. Itu murni kegiatan rohani," katanya kepada INILAHCOM, Jumat (22/2/2019).

Ia meminta seluruh pihak untuk bijaksana menyikapi isu tersebut. Ia juga berharap oknum-oknum tidak bertanggung jawab untuk tidak selalu memandang lain niat masyarakat untuk beribadah.

"Jangan umat mau melakukan kegiatan Rohani selalu dituduh kegiatan politik terus," harapnya.

Sebagaimana diberitakan, politikus PKS Hidayat Nur Wahid tidak menampik jika kegiatan keagamaan Munajat 212 yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019) disebut-sebut bernuansa politis. Menurutnya, karena sekarang tahun politik wajar jika kegiatan apapun akan dikaitkan dengan politik.

"Memang ini tahun politik ya, apa saja bisa dipolitisasi gitu," tandasnya.

Diketahui, Munajat 212 merupakan acara yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta dan Lembaga Dakwah Front. Kegiatan ini bertujuan untuk memohon doa bersama jelang Pemilu 2019 agar berjalan aman dan damai. [hpy]

Komentar

Embed Widget
x