Find and Follow Us

Rabu, 21 Agustus 2019 | 15:26 WIB

Munajat 212 tak Perlu Diawasi dari Agenda Politis

Oleh : Happy Karundeng | Jumat, 22 Februari 2019 | 04:05 WIB
Munajat 212 tak Perlu Diawasi dari Agenda Politis
(Foto: Inilahcom/Eusebio CM)

INILAHCOM, Jakarta - Politikus Partai Golkar Nusron Wahid mengatakan seharusnya tidak perlu ada pengawasan apakah Munajat 212 akan terselip agenda politik. Yang penting menurutnya acara Munajat 212 tidak menyebar fitnah.

"Saya kira tidak perlu. Semua orang punya hak selama tidak memfitnah dan tidak memprovokasi serta menjelek-jelekkan," katanya kepada INILAHCOM, Kamis (21/2/2019).

Ia pun berharap di tahun politik ini, suasana Indonesia tidak termakan isu provokatif dan tidak memanas. Ia ingin Indonesia tetap damai menjelang rentetan pesta demokrasi di Indonesia.

"Semoga di tahun-tahun politik, tidak panas, tetap damai, tidak saling memfitnah satu sama lain. Indonesia tetap maju dan membawa keberkahan untuk rakyat Indonesia," harapnya.

Sebagaimana diberitakan, politikus PKS Hidayat Nur Wahid tidak menampik jika kegiatan keagamaan Munajat 212 yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (21/2/2019) disebut-sebut bernuansa politis. Menurutnya, karena sekarang tahun politik wajar jika kegiatan apapun akan dikaitkan dengan politik.

"Memang ini tahun politik ya, apa saja bisa dipolitisasi gitu," tandasnya.

Diketahui, Munajat 212 merupakan acara yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta dan Lembaga Dakwah Front. Kegiatan ini bertujuan untuk memohon doa bersama jelang Pemilu 2019 agar berjalan aman dan damai. [hpy]

Komentar

Embed Widget
x