Find and Follow Us

Senin, 27 Mei 2019 | 15:38 WIB

Ombudsman Kritik Sulitnya Informasi Lahan HGU

Oleh : Ivan Setyadhi | Kamis, 21 Februari 2019 | 21:42 WIB

Berita Terkait

Ombudsman Kritik Sulitnya Informasi Lahan HGU
Anggota Ombudsman Ahmad Alamsyah Saragih - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ombudsman RI ikut mengomentari isu pemilikan lahan yang muncul dalam debat capres putaran kedua kemarin.

Anggota Ombudsman Ahmad Alamsyah Saragih bahwa informasi soal lahan Hak Guna Usaha (HGU) sangat minim disediakan pemerintah.

Padahal, dalam putusan Mahkamah Agung (MA), HGU merupakan informasi terbuka, artinya dapat diakses publik.

"Pertama publik ingin mengakses informasi tentang HGU tidak bisa juga sekarang padahal MA sudah memutuskan itu sebagai informasi terbuka," kata Ahmad Alamsyah Saragih di kantornya, Jakarta, Kamis (21/2/2019).

Menurut Ahmad, layanan informasi HGU terhambat karena pemerintah tidak juga menjalankan putusan MA tersebut. Sikap pemerintah ini dinilai Ombudsman sebagai salah satu bentuk maladministrasi.

"Dengan kata lain Informasi Publik ditutup tapi digunakan untuk kepentingan politik itu menurut saya sangat berbahaya," ungkapnya.

Informasi HGU bersifat terbuka untuk publik telah ditetapkan MA sejak 2017. Keputusan itu tertuang dalam putusan MA Nomor 121 K/TUN/2017.

"Jadi kalau sesuatu sudah diputus oleh pengadilan dan berkekuatan hukum tetap sebagai informasi publik maka ia harus dibuka," ucap dia.

Ombudsman siap mensupervisi persoalan HGU ini dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang. Hal ini dilakukan agar putusan MA tentang informasi HGU terbuka untuk publik bisa segera dilaksanakan.

"Kami akan mencoba bersama-sama dengan para pemohon informasi dan ATR sendiri untuk merumuskan tata cara pemberian yang dianggap aman," pungkasnya. [ton]

Komentar

x