Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 03:52 WIB

Sekda Papua Akui Tampar Pegawai KPK

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 19 Februari 2019 | 16:01 WIB
Sekda Papua Akui Tampar Pegawai KPK
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan usai menjalani pemeriksaan di Ditreskrimum PMJ, tersangka penganiayaan pegawai KPK yang juga Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Papua, T.E.A Hery Dosinaen tidak ditahan dengan alasan subjektifitas penyidik.

Dalam pemeriksaan, Hery mengakui perbuatannya melayangkan tangan ke wajah pegawai KPK bernama Muhammad Gilang Wicaksono di Hotel Borobudur, Jakarta Pusatm

"(Peran) memukul. Tapi dalam pemeriksaan (Hery mengaku) menampar," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/2/2019).

Meski sudah mengaku ikut menampar pegawai KPK, namun Hery belum membeberkan kepada penyidik berapa kali dia ikut menampar Gilang hingga mendapatkan luka-luka dibagian wajah.

"Dari keterangannya menampar," singkat Argo.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik menetapkan Sekda Papua T.E.A Hery Dosinaen sebagai tersangka.

"Bahwa untuk status sekda papua itu atas nama pak Hery Dosinaen, status dari saksi sudah kita naikkan sebagai tersangka. Pasal yang disangkakan adalah pasal 351," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (18/2/2019).

Diketahui, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Papua, T.E.A Hery Dosinaen memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Senin (18/2/2019). Dia datang diampingi seseoran.

Saat tiba di Polda Metro, Hery memilih langsung masuk ke dalam ruang penyidik ketimbang menajawab pertanyaan awak media.

"Nanti ya, setelah pemeriksaan," ujarnya di Markas Polda Metro Jaya.

Sebagaimana diberitakan, Hery dipanggil terkait laporan dugaan penganiayaan yang menimpa pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi, Muhammad Gilang Wicaksono. Sedianya Hery dipanggil 14 Februari 2019 lalu namun tidak hadir dan minta dijadwal ulang.

Komentar

x