Find and Follow Us

Minggu, 22 September 2019 | 13:43 WIB

Tersangka Sekda Papua tak Ditahan, Ini Kata Polisi

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 19 Februari 2019 | 15:25 WIB
Tersangka Sekda Papua tak Ditahan, Ini Kata Polisi
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik Ditreskrimum PMJ telah menetapkan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Papua, T.E.A Hery Dosinaen sebagai tersangka.

Meski demikian, penyidik memutuskan untuk tidak menahan Hery dengan alasan kooperatif. Argo pun membantah adanya dugaan intervensi kepada penyidik agar tidak menahan Hery.

"Namanya penyidik tidak bisa diintervensi," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/2/2019).

Argo menegaskan, penyidik bekerja secara profesional sesuai aturan yang ada. Penyidik juga menjalankan etika-etika penyidikan sebgaimana mestinya.

"Penyidik bekerja sesuai dengan aturan dan sebagai etika penyidikan punya aturan sendiri. Nanti semua kegiatan penyidikan, penyidik sudah paham seperti apa yang dilakukan dalam mengungkap suatu perkara," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik menetapkan Sekda Papua T.E.A Hery Dosinaen sebagai tersangka.

"Bahwa untuk status Sekda Papua itu atas nama pak Hery Dosinaen, status dari saksi sudah kita naikkan sebagai tersangka. Pasal yang disangkakan adalah pasal 351," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (18/2/2019).

Diketahui, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Papua, T.E.A Hery Dosinaen memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Senin (18/2/2019). Dia datang diampingi seseoran.

Saat tiba di Polda Metro, Hery memilih langsung masuk ke dalam ruang penyidik ketimbang menajawab pertanyaan awak media.

"Nanti ya, setelah pemeriksaan," ujarnya di Markas Polda Metro Jaya.

Sebagaimana diberitakan, Hery dipanggil terkait laporan dugaan penganiayaan yang menimpa pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi, Muhammad Gilang Wicaksono. Sedianya Hery dipanggil 14 Februari 2019 lalu namun tidak hadir dan minta dijadwal ulang.

Komentar

x