Find and Follow Us

Selasa, 16 Juli 2019 | 14:07 WIB

Kuasa Hukum Sekda Papua Minta Kliennya Tak Ditahan

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 19 Februari 2019 | 14:17 WIB
Kuasa Hukum Sekda Papua Minta Kliennya Tak Ditahan
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap Sekda Pemprov Papua Hery Dosinaen terkait dugaan penganiayaan terhadap penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Gilang Wicaksono, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019) lalu.

Penyidik juga telah menetapkan Hery sebagai tersangka. Namun, penyidik tak melakukan penahanan terhadap Hery dengan alasan kooperatif.

"Kemarin kita sudah lakukan pemanggilan, agendanya kemarin, hari Senin, sudah kita lakukan pemeriksaan tergadal tersangka H. Ini sudah dilakukan pemeriksaan tadi malam sampai pukul 23.00 WIB, kemudian meninggalkan Mapolda Metro Jaya. Yang bersangkutan tidak dilakukan penahanan karena subjektivitas penyidik, contoh salah satunya yang bersangkutan kooperatif," katanya di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/2/2019).

Selain kooperatif, penyidik tak menahan Hery dengan alasan adanya surat permohonan dari kuasa hukum karena kliennya masih ada pekerjaan yang belum terselesaikan di Papua.

"Kemudian sebagai pejabat publik, kemudian dia juga ada surat dari kuasa hukumnya mohon tidak dilakukan penahanan karena masih ada pekerjaan-pekerjaan yang masih harus dilaksanakan," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penyidik menetapkan Sekda Papua T.E.A Hery Dosinaen sebagai tersangka.

"Bahwa untuk status sekda papua itu atas nama pak Hery Dosinaen, status dari saksi sudah kita naikkan sebagai tersangka. Pasal yang disangkakan adalah pasal 351," katanya di Mapolda Metro Jaya, Senin (18/2/2019).

Diketahui, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Papua, T.E.A Hery Dosinaen memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Senin (18/2/2019). Dia datang diampingi seseoran.

Saat tiba di Polda Metro, Hery memilih langsung masuk ke dalam ruang penyidik ketimbang menajawab pertanyaan awak media.

"Nanti ya, setelah pemeriksaan," ujarnya di Markas Polda Metro Jaya.

Sebagaimana diberitakan, Hery dipanggil terkait laporan dugaan penganiayaan yang menimpa pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi, Muhammad Gilang Wicaksono. Sedianya Hery dipanggil 14 Februari 2019 lalu namun tidak hadir dan minta dijadwal ulang.

Komentar

x