Find and Follow Us

Senin, 27 Mei 2019 | 15:39 WIB

Hari Ini Polisi Periksa Jokdri Sebagai Tersangka

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Senin, 18 Februari 2019 | 09:28 WIB
Hari Ini Polisi Periksa Jokdri Sebagai Tersangka
Ketua Tim Media Satgas Antimafia Sepakbola Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Tim Media Satgas Antimafia Sepakbola Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan hari ini, Senin (18/2/2019), pihaknya menjadwalkan pemeriksaan terhadap Plt Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia Joko Driyono untuk pertama kalinya ssbagai tersangka.

"Agendanya seperti itu (pemeriksaan Joko Driyono)," katanya.

Apakah yang bersangkutan akan hadir atau tidak, belum diketahui. Argo meminta bersabar dan menunggu terkait apa yang mau digali penyidik dari pria yang akrab disapa Jokdri itu.

"Pemeriksaan diagendakan pada pukul 10:00 WIab. Kita tunggu saja," katanya.

Sebelumnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Hubungan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan pihak kepolisian akan menanyakan soal kasus dugaan pengaturan skor dari laporan mantan manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani pada Jokdri dalam pemeriksaan pertamanya sebagai tersangka. Hal ini karena dari puluhan barang bukti yang disita Satgas di apartemen juga ruang kerja Jokdri berkaitan dengan kasus dugaan pengaturan skor dari laporan Lasmi.

Tentunya dalam pemeriskaan ini polisi juga akan bertanya seputar alasan Jokdri memerintahkan tiga pesuruhnya melakukan perusakan dan pencurian terhadap barang bukti yang ada kaitannya dengan kasus dugaan pengaturan skor.

"Dari hasil audit, 75 barbuk (barang bukti) yang dilakukan (penyitaan oleh) satgas ternyata memiliki keterkaitan dengan pengaturan skor yang dilaporkan Lasmi terkait pertandingan antara PS Pasuruan dan Persibara Banjarnegara," kata dia di Kantor Divisi Humas Polri, Sabtu 16 Februari 2019.

Jokdri ditetapkan sebagai tersangka karena merusak barang bukti terkait pengaturan skor. Dia ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis 14 Februari 2019 lalu.

Usai ditetapkan jadi tersangka, polisi melakukan penggeledahan di apartemen Jokdri di Apartemen Taman Rasuna, tower 9 lantai 18 unit 0918 C, Jalan Taman Rasuna Selatan, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Selain itu polisi juga menggeledah ruang kerja Jokdri di Kantor PSSI, Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Kamis, 14 Februari 2019 kemarin.

Kemudian, polisi pun melakukan pencekalan terhadap Jokdri. Polisi sudah berkoordinasi dengan pihak Imigrasi pada 15 Februari 2019 untuk mencegah Jokdri keluar negeri untuk 20 hari ke depan. [rok]

Komentar

x