Find and Follow Us

Minggu, 26 Mei 2019 | 23:14 WIB

Gerindra Minta Kubu Jokowi Tidak Panik Dikritik

Oleh : Ivan Setyadhi | Minggu, 17 Februari 2019 | 15:24 WIB
Gerindra Minta Kubu Jokowi Tidak Panik Dikritik
Ketua DPP Partai Gerindra, Moh Nizar Zahro - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP Partai Gerindra, Moh Nizar Zahro mengingatkan kubu petahana Joko Widodo-Maruf Amin tidak perlu panik dengan kritik. Karena, kubu Jokowi sempat menyerang CEO Bukalapak Ahmad Zacky.

Zacky diserang kubu Jokowi atas cuitannya tentang revolusi industri 4.0 lewat akun twitter resminya. Menurut dia, revolusi industri 4.0 yang selalu disosialisasikan pemerintah omong kosong.

"Pendukung Jokowi mestinya tidak perlu sedikit-sedikit panik atas adanya kritikan. Negara demokrasi membuka pintu sebesar-besarnya bagi rakyat untuk menyampaikan kritik kepada presidennya," kata Nizar di Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Menurut dia, kepanikan pendukung Jokowi yang menyerang Zacky dengan gerakan #UninstallBukalapak akhirnya dilawan serangan balik yang dahsyat yakni gerakan #UninstallJokowi dan #ShutdownJokowi.

"Kasus ini membuktikkan kubu sebelah sudah panik studium empat, sudah tidak ada koordinasi. Semua pendukung bergerak tanpa strategi, pokoknya menyerang. Apapun yang dianggap menganggu Jokowi akan dilibas," ujar Juru Kampanye Nasional Prabowo-Sandi.

Namun sayangnya, Nizar menilai kali ini pendukung Jokowi salah total. Sebab, kritik yang dicuit oleh Zacky itu kritik konstruktif berdasarkan data dan fakta. Apalagi, Zacky sebagai pelaku industri 4.0 sehingga sangat menguasai data-data yang terkait.

Kemudian, publik justru membela Zacky ketika diserang oleh kubu Jokowi. Bahkan, masyarakat kompak melakukan serangan balik kepada Jokowi hingga akhirnya Jokowi yang menerima dampak buruk atas perilaku grasa-grusu para pendukungnya.

"Perilaku pendukung Jokowi yang gelap mata dan selalu nyinyir terhadap kritik, bisa mempercepat kejatuhan Jokowi. Kubu sebelah terlalu sering membuat blunder, buat kesalahan yang diulang-ulang," tandasnya.

Komentar

x