Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 Maret 2019 | 02:52 WIB

Jokowi Sebut Dana R&D Indonesia Capai Rp26 Triliun

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Sabtu, 16 Februari 2019 | 22:47 WIB

Berita Terkait

Jokowi Sebut Dana R&D Indonesia Capai Rp26 Triliun
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk riset dan pengembangan saat ini sudah mencapai Rp 26 triliun. Namun, riset dan pengembangan perlu ditangani satu lembaga besar agar terarah.

"Tembakannya harus tepat, arahnya harus jelas sehingga inovasi negara ini bisa muncul. Sekarang tersebar di kementerian dan lembaga-lembaga, sehingga fokusnya ke mana. Jadi sudah gede sebetulnya anggarannya. Meskipun ke depan kita ingin mengembangkan," kata Jokowi di Istana Negara, Sabtu (16/2/2019).

Menurut dia, pemerintah telah membahas pengurangan pajak bagi perusahaan swasta yang melakukan pengembangan sumber daya manusia serta berinovasi dalam meningkatkan riset dan pengembangan.

"Kita harus mendorong dan mendukung baik yang namanya Gojek, Traveloka, Tokopedia, Bukalapak untuk memajukan ekonomi kita semuanya kita dorong dan start up," ujarnya.

CEO Bukalapak Ahmad Zacky diserang oleh para pendukung calon presiden 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin lantaran cuitan di akun Twitter pribadinya. Dalam cuitan itu, Zacky awalnya menyebut narasi industri 4.0 yang digaungkan pemerintah sebagai omong kosong.

Zacky menyertakan data ihwal anggaran penelitian dan pengembangan (research and development) Indonesia yang terbilang rendah dibanding negara lain.

Mulai dari anggaran Amerika sebesar US$ 511 miliar, Cina US$ 451 miliar, Jepang US$ 165 miliar, Jerman US$ 118 miliar, Korea US$ 91 miliar, Taiwan US$ 33 miliar, Australia US$ 23 miliar, Malaysia US$ 10 miliar, Singapore US$ 10 miliar, dan Indonesia US$ 2 miliar.

"Mudah-mudahan presiden baru bisa naikin," kata Zacky lewat twitternya.

Komentar

x