Find and Follow Us

Senin, 14 Oktober 2019 | 11:50 WIB

Sutopo BNPB Beri Semangat ke Ani Yudhoyono

Oleh : Aris Danu | Kamis, 14 Februari 2019 | 22:22 WIB
Sutopo BNPB Beri Semangat ke Ani Yudhoyono
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAH COM, Jakarta - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memberikan semangat kepada Ani Yudhoyono yang tengah berjuang melawan kanker darah.

Seperti diketahui, Sutopo merupakan penyintas (pejuang) kanker. Sutopo mengidap kanker paru-paru stadium 4B dan saat ini sudah menjalani perawatan sekitar setahun. Ia juga sudah menjalani kemoterapi yang kedelapan.

Sebagai sesama penyintas kanker, Sutopo memberi masukan kepada istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk tetap berpikiran positif dalam menghadapi ujian ini.

"Bu Ani, mungkin saya bukanlah siapa-siapa bagi Ibu Ani. Tapi saya sebagai penyintas kanker, memahami bagaimana sakitnya secara lahiriah dan batiniah ketika dokter memvonis sakit kanker. Rasa shock, bingung dan sedih pasti memenuhi benak kita. Mengapa saya? Itu pertanyaan yang selalu muncul di awal," kata Sutopo, dalam keterangan tertulis, Kamis (14/2/2019).

Sutopo sadar dan tahu betul apa yang dirasakan Kristiani Herrawati alias Ani Yudhoyono. Terlebih setelah dokter memberikan vonis leukimia atau kanker darah. Namun ia meminta Ibu Ani untuk ikhlas dan tetap semangat.

"Yang penting Ibu Ani harus ikhlas dan semangat. Jangan putus asa dan menyerah," ujarnya.

Sutopo menyebut penderita kanker harus meningkatkan kualitas hidupnya. Bentuknya, terutama, menjaga pola makan, dengan menghindari gula, makanan yang dibakar, berpengawet dan mengandung bahan kimia, memperbanyak sayuran dan buah.

"Dan yang tak kalah penting tetaplah berpikir positif. Pikiran sangat mempengaruhi hati, sikap, batiniah dan kesehatan tubuh kita," paparnya.

Salah satu bentuk pikiran positif itu adalah berbaik sangka kepada ketentuan Tuhan.

"Ibu Ani sakit kanker darah tanda Allah sayang sama Ibu. Allah sedang menguji kesabaran, kekuatan dan taqwa kita agar kita senantiasa berdoa, meminta belas kasihan dan mengangkat sakit kita tanpa meninggalkan sakit yang lain," terang Sutopo.

Tidak ketinggalan, Sutopo juga menyampaikan pesan kepada SBY dan keluarga untuk sabar dan tabah dalam mendampingi Ibu Ani.

"Buat Pak SBY dan keluarga agar tetap sabar merawat Ibu Ani. Keluarga adalah sumber penyemangat utama bagi para penyintas kanker," demikian Sutopo. [ton]

Komentar

Embed Widget
x