Find and Follow Us

Jumat, 19 April 2019 | 02:32 WIB

Mutilasi Nuryanto Diduga Berkaitan Dengan Bisnis

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 14 Februari 2019 | 16:21 WIB
Mutilasi Nuryanto Diduga Berkaitan Dengan Bisnis
Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Bos tekstil asal Bandung, Jawa Barat, Ujang Nuryanto (37) dimutilasi oleh dua terduga pelaku warga negara Pakistan.

"Memang motivasi awal berdasarkan keterangan keluarga korban (Nuryanto) ke Malaysia itu dalam rangka bisnis dengan 2 orang (WN Pakistan) yang ditahan," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Dedi mengatakan saat ini kedua WN Pakistan masih menjalani proses pemeriksaan intensif oleh Kepolisian Malaysia. PDRM membutuhkan waktu paling cepat 14 hari untuk menentukan status keduanya.

"Malaysia menyampaikan membutuhkan waktu kurang lebih 10 hari ke depan," ucap Dedi.

Dedi menegaskan Polri siap jika diminta oleh PDRM untuk dilibatkan dalam proses penyelidikan kasus yang melibatkan WNI ini. Saat ini, polisi mensuport apapun yang diminta oleh PDRM.

"Kalau dibutuhkan Malaysia, Polri siap mengirim penyidik untuk membantu selama tidak berentangan dengan hukum di Malaysia," jelas Dedi.

Sementara itu, Ses-NCB Interpol Indonesia Brigjen Napoleon Bonaparte mengatakan dua WN Pakistan diduga kuat sebagai pelaku yang memutilasi Nuryanto dan Ai Munawaroh. Sebab, saat Nuryanto dan Ai menghilang, keduanya adalah orang terakhir yang bersama dengan korban.

"Karena dua orang (WN Pakistan) itu yang terakhir diemui oleh korban. Anehnya dua hari kemudian dua orang ini buat laporan ke polisi tentang hilangnya dua orang itu. Mereka lapor ke PDRM tanggal 25 Januari. Mereka mengaku tanggal 23 Januari terakhir ketemu dan mengantar kedua korban ke pusat perbelanjaan kenanga di Podo, Kuala Lumour, tapi dua hari kemudian dia laporkan ke pos PDRM kalau dua orang itu ilang. Jadi memang diduga kuat (pelaku)," terang Napoleon.

Bos tekstil itu diduga menjadi korban mutilasi bersama teman wanitanya. Keduanya hilang kontak dengan keluarga pada pertengah bulan Januari lalu. Nuryanto direncanakan pulang ke Indonesia pada 23 Januari lalu, namun hingga kini tak ada kabar.

Nuryanto ke Malaysia berencana untuk menagih utang ke rekan bisnisnya berinisial MJ senilai Rp 7 miliar. Uang itu merupakan hasil penjualan tekstil kerjasama dengan rekan bisnisnya.

Kepolisian Malaysia menemukan dua mayat diduga korban mutilasi pada 26 Januari di pinggir Sungai Buloh, Selangor, Malaysia. Sementara PDRM Malaysia mengamankan dua warga negara Pakistan diduga kuat menjadi pelaku yang memutilasi dua WNI tersebut. [rok]

Komentar

x