Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Februari 2019 | 16:01 WIB

Jokowi Minta Guru Terampil Jumlahnya Diperbanyak

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Selasa, 12 Februari 2019 | 15:18 WIB

Berita Terkait

Jokowi Minta Guru Terampil Jumlahnya Diperbanyak
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy untuk perbanyak guru terampil.

"Guru yang terampil harus lebih banyak dari guru normatif," kata Jokowi saat Pembukaan Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2019 di Pusdiklat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Sawangan, Selasa (11/2/2019).

Menurut dia, kemampuan guru perlu di-upgrade dalam melatih siswanya. Karena, saat ini guru normatif lebih banyak dibanding guru terampil yakni 65 persen berbanding 35 persen.

"Ini tugas kementerian bapak ibu semua untuk menyiapkan, mengupgrade, bisa melatih agar guru terampil itu lebih banyak," ujarnya.

Jokowi mengatakan istilah guru terampil adalah yang mengajar di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang jumlahnya perlu banyak, sedangkan guru normatif seperti guru agama, guru Pancasila, guru Bahasa Indonesia itu harus lebih sedikit.

"Sekolah vokasi, SMK-SMK kita, guru-guru harus diupgrade, terutama yang berkaitan dengan kemampuan skill, terampil, guru yang terampil harus lebih banyak dari guru yang normatif," jelas dia. [rok]

Komentar

x