Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Februari 2019 | 04:22 WIB

Jokowi Klaim Pemerintah Tak Telat Cairkan BPJS

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Selasa, 12 Februari 2019 | 14:37 WIB

Berita Terkait

Jokowi Klaim Pemerintah Tak Telat Cairkan BPJS
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengklaim pemerintah tidak pernah telat dalam mencairkan anggaran untuk penerima bantuan iuran (PBI) BPJS Kesehatan.

Menurut dia, pemerintah telah mengucurkan dana sebesar Rp 6,38 triliun pada bulan Februari 2019 untuk PBI yang dikelola BPJS Kesehatan dan awal Maret 2019 akan dikirim lagi Rp 2,1 triliun.

"Jangan dipikir pemerintah itu telat, tidak. Urusan BPJS ini yang ditunggu-tunggu biasanya, urusan pemerintah ini sebenarnya hanya PBI," kata Jokowi saat rapat kerja nasional Kementerian Kesehatan di BSD, Selasa (12/2/2019).

Bahkan, Jokowi menjanjikan bulan April 2019 akan dikirimkan lagi dananya sebesar Rp 6,3 triliun. Namun, pengiriman dana tersebut harus melalui audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Awal April akan kita kirimkan lagi Rp 6,3 triliun tapi melalui audit BPKP, ya diaudit dulu, masa langsung dikirim, enak banget. Tapi kurang lebih ini angkanya," ujarnya.

Oleh karena itu, Jokowi berharap semua pihak yang berkaitan dengan BPJS Kesehatan agar bekerja maksimal dan mengcover kebutuhan peserta. Sebab, pencairan pemerintah tidak pernah terlambat.

"Tadi saya sampaikan, pemerintah disiplin membayar iuran yang PBI dibayar di depan, karena saya tahu sumber defisit terbesar di BPJS itu berasal dari pekerja informal, kemudian diausul yang bukan pekerja," jelasnya.

Kemudian, Jokowi mengatakan pemerintah terus berupaya menyelesaikan defisit tersebut dengan merujuk hasil Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Pemerintah akan terus membantu menyehatkan pengelolaan BPJS Kesehatan kita, sehingga yang sehat bukan hanya masyarakat, BPJS sehat, rumah sakitnya juga sehat dan bugar," tandasnya.

Komentar

x