Find and Follow Us

Senin, 22 April 2019 | 22:11 WIB

BPN: Pemerintah Katanya Cinta Ulama

Oleh : Fadli Zikri | Selasa, 12 Februari 2019 | 14:13 WIB
BPN: Pemerintah Katanya Cinta Ulama
(Foto: Istimewa)


INILAHCOM, Jakarta - Ketua Dewan Penasihat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Zulkifli Hasan, menilai ada kontradiksi antara ucapan dan sikap pemerintah terkait ulama.

"Pemerintah katanya sayang dan cinta ulama, menghargai kritik, perbedaan. Kalau ada perbedaan dikit-dikit kena UU ITE ya keadilan akan dirasakan publik ya," kata Zulkifli di gedung DPR RI, Senayan, Selasa (12/2/2019).

Hal itu disampaikannya menanggapi penetapan tersangka terhadap Ketua Persatuan Alumni 212 Slamet Maarif dalam kasus pelanggaran aturan kampanye Pemilu. Sebelumnya musisi Ahmad Dhani juga tersandung kasus ujaran kebencian. Keduanya merupakan pendukung dari Pasangan Calon Presiden 02 Prabowo-Sandi.

"Itu kan nanti kalau dirasa tidak adil ya akan merusak kepercayaan terhadap aparat penegak hukum," ujar Zulkifli.

Ketua Umum PAN itu menambahkan, aparat penegak hukum harus adil dalam menangani kasus dugaan pelanggaran kampanye oleh Maarif yang juga merupakan Wakil Ketua BPN, apakah betul-betul melanggar aturan kampanye atau hanya ceramah biasa.

"Jadi kalau penegak hukum yang dikatakan adil tapi dirasakan publik tidak memenuhi rasa keadilan tentu akan menggerus kepercayaan kepada aparat penegak hukum itu sendiri," tandasnya.

Sebelumnya penetapan Maarif sebagai tersangka diketahui melalui surat panggilan Polresta Surakarta bernomor S.Pgl/48/II/2019/Reskrim yang beredar di media sosial. Dalam surat tersebut, Maarif dijadwalkan akan diperiksa Rabu (13/2) besok. [rok]

Komentar

x