Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Februari 2019 | 15:45 WIB

Lagi, Murid Keroyok & Aniaya Staf Pengajar

Oleh : Ivan Setyadhi | Selasa, 12 Februari 2019 | 07:12 WIB

Berita Terkait

Lagi, Murid Keroyok & Aniaya Staf Pengajar
(Foto: instagram)

INILAHCOM, Sulawesi -Belum hilang dari ingatan kasus guru SMP PGRI Wringinanom Malang dipersekusi muridnya yang tak terima ditegur setelah kepergok merokok, muncul lagi kasus serupa di Sulawesi Selatan.

Kasus terkini menimpa seorang staf guru di SMP Negeri 02 Galesong, Takalar, Sulawesi Selatan. Korban dianiaya 5 murid bersama orangtua mereka.

Belum jelas apa penyebab penganiayaan ini. Yang pasti, aksi tak terpuji 5 murid dibantu orangtuanya dilakukan di lingkungan sekolah dan disaksikan banyak murid lain SMP Negeri 02 Galesong, Takalar.

Guru yang belum diketahui namanya itu dikeroyok 5 murid bersama orangtua mereka dengan menggunakan sapu ijuk bergagang besi. Kepala sang guru pun terluka.

Aksi tak terpuji itu berawal saat korban memungut sampah di luar kelas. Seketika itu juga 5 murid mengejek korban dengan kata-kata kasar. Korban kemudian menjatuhkan hukuman terhadap salah satu di antara 5 murid itu.

Tak terima, sang siswa langsung pulang dan mengadu kepada masing-masing ayahnya. Sejurus kemudian, ayah murid-murid itumendatangi korban di sekolah dan lansung mengajak anaknya beserta 3 murid lain memukuli korban dengan menggunakan sapu ijuk bergagang besi. Pukulan bertubi-tubi itu menghantam bagian kiri kepala korban dan mengakibatkan luka robek.

MASIH belum hilang diingatan ketika seorang guru di SMP PGRI Wringinanom Malang yang dipersekusi muridnya lantaran tak terima ditegur karena merokok. . Kini, aksi serupa kembali terulang. Seorang staff guru di SMP Negeri 02 Galesong , Takalar , Sulawesi Selatan dianiaya oleh 5 murid sekaligus berserta orang tuanya. Tak jelas apa motif dibalik penganiayaan ini, namun aksi tak terpuji mereka dilakukan di lingkungan sekolah dan disaksikan banyak murid. . Terlihat, guru yang belum diketahui namanya itu dikeroyok menggunakan kayu hingga mengalami luka di kepala. Hingga berita ini dinaikan, belum ada informasi lebih lanjut mengenai kekerasan pada guru di sekolah. Sumber: manaberita.com . . .. Kronologis kejadian: Bahwa pada hari tanggal serta jam tersebut diatas telah terjadi penganiayaan dimana korban sedang memungut sampah di luar kelas kemudian para siswa sebanyak 5(lima) orang mengejek korban dgn kata" Pegawai Anjing, Pegawai Najis, kemudian korban menampar salah satu siswa sebanyak 1(satu) kali dengan menggunakan tangan kemudian salah satu siswa Lk Iqra pulang kerumah dan menyampaikan perihal kejadian tersebut kepada orang tuanya/ayahnya. Tak lama kemudian orang tua siswa tersebut mendatangi korban di sekolah kemudian orang tua siswa tersebut lansung memerintahkan anaknya beserta temanya sebanyak 3 (tiga) orang untuk memukul korban kemudian para siswa tersebut secara bersama" memukul korban dengan menggunakan sapu ijuk yang bergagang besi yang mengenai kepala sebalah kiri yang mengakibatkan luka robek pada kepala sebelah kir, kemudian orang tua

A post shared by VIRAL (@warganet.info) on


Komentar

x