Find and Follow Us

Kamis, 25 April 2019 | 16:14 WIB

KPK Pastikan Kasus Korupsi Garuda Segera Selesai

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 11 Februari 2019 | 19:36 WIB
KPK Pastikan Kasus Korupsi Garuda Segera Selesai
Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua KPK, Laode M Syarif mengatakan kasus dugaan pengadaan pesawat Airbus dan mesin pesawat Rolls-Royce di PT Garuda Indonesia periode 2004-2015 yang menjerat Ditektur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar akan segera selesai.

"Kasus ini akan segera selesai," kata Laode di Gedung KPK, Senin (11/2/2019).

Menurut dia, KPK berkeja sama dengan sejumlah pihak untuk mengungkap kasus ini baik dari dalam negeri maupun luar negeri salah satunya dengan Lembaga antikorupsi Inggris Serious Fraud Office (SFO).

"Saya berterima kasih karena semua dokumen yang diminta ke SFO sudah berada di tangan KPK," ujarnya.

Sementara, Laode tidak mau berkomentar terkait belum ditahannya Emirsyah dan pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA) yang juga beneficial owner Connaught International Pte, Ltd Soetikno Soedarjo. Padahal, keduanya jadi tersangka dari 2017.

"Tunggu saja, Kasus garuda akan segera disidangkan," ujarnya.

Untuk diketahui, Emirsyah diduga menerima suap dalam bentuk transfer uang dan aset yang jumlahnya mencapai lebih dari 4 Juta dolar AS atau setara Rp 52 miliar dari perusahaan asal Inggris yakni Rolls-Royce.

Di antaranya melalui pendiri PT MRA Group Soetikno Soedarjo dalam kapasitas sebagai Beneficial Owner Connaught International Pte.ltd. Diduga, suap terjadi selama Emir menjabat sebagai Dirut PT Garuda Indonesia pada 2005 hingga 2014.

KPK menduga Emir juga menerima suap terkait pembelian pesawat dari Airbus. Dalam proses penyidikan kasus ini, KPK telah menyita sebuah rumah di daerah Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Rumah yang disita tersebut senilai Rp 8,5 miliar. KPK menduga uang untuk membeli rumah tersebut diduga berasal dari Soetikno Soedarjo. KPK menduga suap yang diterima Emir diberikan melalui Soetikno.

Komentar

x