Find and Follow Us

Minggu, 19 Mei 2019 | 18:49 WIB

Lagi, Prabowo tak Serang Jokowi di Debat Kedua

Oleh : R Ferdian Andi R | Senin, 11 Februari 2019 | 16:58 WIB
Lagi, Prabowo tak Serang Jokowi di Debat Kedua
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta -Debat kedua calon presiden digelar 17 Februari 2019. Bakal kembali tampil tenang dan aman, Prabowo tak berniat serang Jokowi. Sebaliknya, Jokowi diprediksi kembali tampil menyerang.

Pendukung Prabowo Subianto tampaknya harus menahan kecewa melihat debat kedua capres yang digelar Minggu (17/2/2019). Harapan Prabowo menyerang Jokowi sebagai rival kemungkinan tak terjadi. Situasi di debat kedua bakal serupa dengan debat pertama 17 Januari 2019. Prabowo tak bakal lakukan serangan balik terhadap Jokowi.

Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan pada debat kedua yang dihelat Minggu (17/2/2019) dipastikan Prabowo tampil sesuai jati dirinya yang berprinsip pantang menjatuhkan orang lain.

"Ditilik dari gaya Prabowo, beliau tidak bakalngasorake (merendahkan) orang lain. Beliau menjunjung tinggi keluhuran Jawa dan tak ingin membuat wirang," ungkap Muzani di Gedung DPR-RI, Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Senin (11/2/2019).

Muzani tidak menampik bila pemilih Prabowo menginginkan Capres 02 tampil lebih menyerang di debat kedua. Namun, Wakil Ketua MPR ini memastikan Prabowo bakal tampil sebagai negarawan.

"Maunya pemilih beliau tampil menyerang, tapi pemimpin kan harus menjaga situasi. Prinsipnya, Pak Prabowo tidak ingin membuat wirang. Itu bakal ditunjukkan Pak Prabowo di debat kedua nanti," tambah Muzani.

Saat debat perdana 17 Januari 2019, Jokowi beberapa kali menyerang Prabowo. Sebutlah saat membahas caleg bekas napi koruptor yang diajukan Partai Gerindra. Jokowi juga menyinggung kasus hoaks yang disampaikan Ratna Sarumpaet.

Mulanya, Prabowo-Sandi menyinggung soal penegakan hukum yang tampak tajam terhadap para pendukungnya. Ia mencontohkan kasus Kepala Desa di Mojokerto yang menjadi terpidana lantaran mendukung dirinya dalam Pilpres 2019.

Jokowi pun menimpali jika ada cukup bukti terkait pelanggaran hukum, sebaiknya dilaporkan ke aparat penegak hukum. Buru-buru, Jokowi menyinggung soal sikap Prabowo yang kerap grusa-grusu dalam menanggapi suatu perkara. Di poin itulah, Jokowi menyinggung soal operasi plastik Ratna Sarumpaet yang sempat digunjingkan akibat dianiaya.

Komentar

x