Find and Follow Us

Senin, 22 April 2019 | 22:06 WIB

Polisi Tangkap 2 Begal Motor di Surabaya

Minggu, 10 Februari 2019 | 18:46 WIB
Polisi Tangkap 2 Begal Motor di Surabaya
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Anggota Satreskrim Mobile (Resmob) Polrestabes Surabaya membekuk dua pelaku curas (pencurian dengan kekerasan). Masing-masing adalah Mahrus Sobir dan Alianto yang sama-sama berusia 24 tahun.

Satu orang lagi masih buron. Sedangkan korban dari perampasan sepeda motor itu adalah Fajar Dwi Andika (16) warga Pelatuk Donomulyo. Kendaraan korban dirampas komplotan pelaku di Jalan Sidomulyo Gg 3 Surabaya. "Masih ada satu pelaku berinisial HD menjadi daftar pencarian orang (DPO)," terangnya.

Usai adanya laporan itu, anggota Resmob melakukan penyelidikan di lokasi tempat kejadian perkara (TKP), sampai disana petugas mendapatkan titik terang mulai tempat tinggal serta ciri-ciri. Agar buruannya tidak kabur lebih jauh, anggota bergerak dengan cepat dengan mendatangi rumah pelaku.

"Mahrus dan Alianto diamankan di rumahnya masing-masing," kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Ipda Bima Sakti, Minggu (10/2/2019).

Menurut Bima, kejadian itu berawal ketika Fajar bersaman Dewa mengendari sepeda motor Honda Beat warna putih bernopol L 5089 PT. Mereka dicegat oleh tiga pelaku. Merasa laju kendaraanya dihentikan korbanpun berhenti. Lalu, Mahrus mengatakan kalau dirinya sedang meminta bantuan untuk diantarkan ke rumah rekannya.

Ternyata di tengah jalan, korban dipaksa untuk turun dari sepeda motor, namun korban tidak mau. Lantas pelaku dengan sadis menendang dan memukul korban sambil melarikan sepeda motor. "Korbannya yang mengalami luka itu ditinggal begitu saja," tuturnya.

Sementara hasil pemeriksaan kedua pelaku yang kesehariannya tidak bekerja (pengganguran), mengaku kalau perampasan itu baru pertama dilakukan lantaran membutuhkan biaya untuk kebutuhan hidup. "Tetapi saya menyakini kalau aksi mereka tidak sekali," papar Bima.

Meskipun baru mengaku satu kali, Mahrus dan Alianto terpaksa meninggalkan keluarganya untuk tinggal di Hotel Prodeo Polrestabes Surabaya. Lantaran polisi menjerat keduanya dengan pasal 365 KUHP ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. [beritajatim]

Komentar

x