Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Februari 2019 | 04:08 WIB

Perusak Dokumen Persija Diperintah Seseorang?

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Minggu, 10 Februari 2019 | 11:33 WIB

Berita Terkait

Perusak Dokumen Persija Diperintah Seseorang?
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Muhammad MM alias Dani, Musmuliadi alias Mus dan Abdul Gofur menjadi tersangka karena dengan sengaja merusak dokumen keuangan Persija Jakarta meski kantor PT Liga Indonesia sudah disegel.

Satgas Antimafia Bola menyebut ketiganya diperintah oleh seseorang untuk menghilangkan barang bukti tersebut.

"Keterangan para tersangka, (perusakan barang bukti) atas perintah," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Minggu (10/2/2019).

Dedi mengatakan pengakuan tersangka ini masih akan didalami lebih lanjut. Sejauh ini, Satgas juga telah memeriksa saksi-saksi yang melihat para tersangka merusak barang bukti tersebut.

"Saksi yang telah diperiksa, di luar saksi tersangka, ada satu sekuriti, satu staf keuangan, satu OB dan 4 personel Polri yang melakukan pemasangan police line," ujar Dedi.

Ketiga tersangka ini merusak dokumen keuangan Persija Jakarta yang diduga sebagai barang bukti kasus pengaturan skor. Ketiga merusak barang bukti tersebut dengan melewati police line kantor PT Liga Indonesia.

Mereka masuk ke ruangan kantor Komdis PSSI yang beralamat di Jalan Rasuna Timur, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan pada 1 Februari 2019, padahal ruangan tersebut telah dipasangi garis polisi. Mereka lalu mengambil laptop, ponsel, dokumen dan video rekaman CCTV kantor.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 363 dan atau Pasal 235 KUHP dan atau Pasal 233 KUHP dan atau Pasal 232 KUHP dan atau Pasal 221 KUHP juncto Pasal 55 KUHP. Meski jadi tersangka, ketiganya tidak ditahan dengan alasan kooperatif.

Komentar

x