Find and Follow Us

Kamis, 20 Juni 2019 | 11:15 WIB

Jokowi: Masa Depan Milik Orang yang Bekerja Keras

Minggu, 10 Februari 2019 | 01:03 WIB
Jokowi: Masa Depan Milik Orang yang Bekerja Keras
Presiden Joko Widodo - (Foto: inilahcom)

INILAH.COM, Jakarta - Presiden Jokowi menyampaikan berpesan kepada anak muda agar tidak merasa rendah diri saat baru memulai usaha di bidang apapun. Menurutnya, masa depan dan kesuksesan hanya dimiliki oleh pekerja keras.

"Jangan merasa rendah ketika mulai bekerja melihat memiliki pengalaman baru, memiliki usaha tidak perlu tergesa-gesa tapi menurut saya masa depan hanya milik orang-orang yang berani, milik orang-orang yang berani bekerja keras," kata Presiden Joko Widodo di acara Festival Terampil di Jakarta, Sabtu (9/2/2019).

Kepala Negara pun mempersilahkan para peserta seminar di acara tersebut untuk mengembangkan keterampilan dan bakat mereka setinggi-tingginya. Ia kembali mengingatkan jika semua bisa dimulai dari hal-hal kecil.

"Selamat mengikuti Festival Terampil ini dan gunakan semua keterampilan yang saudara-saudara miliki, terserah tadi ada yang mau ikut fotografi hanya mau masang fotonya biar keren di Instagram tapi kalau ada peluang bisa belok ke yang menghasilkan silakan, jadi barista silakan enggak apa-apa bisa dimulai menjadi karyawan dulu di warung-warung kopi tidak apa-apa," ungkap Presiden.

"Mulailah dari yang paling kecil, anak saya (Kaesang Pangarep) mulai belok lagi, 'Pak sekarang saya bisnis lele', Ini apalagi? Hitung-hitugannya seperti apa? Waduh ini lebih gede lagi, lele itu 'demandnya' banyak sekali, tapi suplainya sedikit, tapi saya pesan mengurus hewan yang bernyawa tidak mudah, kalau tangannya tidak dingin bisa mati semua sehari, untung gede, risiko juga gede," Presiden, menambahkan.

Presiden pun mengakui bahwa anak-anak muda sekarang punya peluang untuk melakukan apapun karena terjadi perubahan ekonomi global maupun nasional sekaligus perubahan landscape sosial, politik dan eknonomi.

"Jadi perilaku-perilaku kita juga berubah, kopi juga punya peluang yang sangat besar untuk dikembangkan. Jangan kalah brand-brand kita dengan brand-brand asing," tegas Presiden.

Komentar

x