Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 11:32 WIB

Jokowi: Hoax Harus Diluruskan Agar Tak Ada Gesekan

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 8 Februari 2019 | 01:02 WIB
Jokowi: Hoax Harus Diluruskan Agar Tak Ada Gesekan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menitip pesan kepada ulama, kiyai dan habaib untuk meluruskan fitnah dan hoaks agar tidak menimbulkan perpecahan antar masyarakat.

Hal itu disampaikan Jokowi saat mengundang ulama, kiyai dan habaib se-Jadetabek di Istana Negara, Jakarta pada Kamis (7/2/2019).

"Saya titip betul bahwa yang namanya semburan fitnah, hoaks harus diluruskan agar perpecahan dan gesekan bisa kita hindari," kata Jokowi.

Jokowi menceritakan konflik yang terjadi di Afghanistan kepada ulama, kiyai dan habaib. Menurut dia, Presiden Afghanistan sempat bercerita tentang konflik yang terjadi disana akibat dua suku bertikai.

Padahal, kata Jokowi, Afghanistan dulu merupakan negara kaya karena memiliki deposit minyak dan gas terbesar dunia. Namun, sekarang tidak bisa dikelola karena perang.

"Dan konflik itu dimulai 40 tahun lalu karena 2 suku bertikai dari 7 suku yang ada. Bayangkan, itu hanya 7 suku dan Indonesia memiliki 714 suku," ujarnya.

Ia mengatakan apabila terjadi konflik di sebuah negara tentu yang dirugikan ada dua, yakni anak-anak dan perempuan. Oleh karena itu, Jokowi ajak ulama untuk ikut mendamaikan, buat suasana sejuk, nyaman dan tentram.

"Saya ajak ulama agar bisa memberikan wejangan dan tausiyah kepada umat kepada santri ingatkan masalah-masalah yang timbul atau muncul. Kalau ini tidak kita ingatkan, sering lupa kita sebagai negara berpenduduk muslim," tandasnya. [adc]

Komentar

x