Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 22 Februari 2019 | 04:19 WIB

RUU Penghapusan Kekerasan Seksual

Bamsoet Minta Panja Perhatikan Faktor Perempuan

Oleh : Happy Karundeng | Kamis, 7 Februari 2019 | 15:38 WIB

Berita Terkait

Bamsoet Minta Panja Perhatikan Faktor Perempuan
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo ikut bersuara terkait adanya penolakan dari berbagai kalangan tehadap draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

Ia mendorong Panja RUU PKS untuk lebih memerhatikan hal-hal yang menjadi masalah pokok dalam pembahasan RUU PKS dengan tetap memerhatikan berbagai faktor.

"Menyangkut perlindungan terhadap perempuan antara lain faktor personal, sosial budaya, hukum, dan politik," katanya di Jakarta, Kamis (7/20/2019).

Bamsoet juga mendorong Panja RUU PKS, bersama Pemerintah dan Komisi Nasional Perempuan untuk memberi ruang terhadap koreksi dengan melakukan diskusi dan pembahasan secara terbuka dan transparan.

"Ini perlu guna menyerap berbagai aspirasi dari berbagai pihak terkait terutama mengenai draf pasal pada RUU PKS yang dipersoalkan untuk menghindari persepsi RUU PKS yang memberikan ruang bagi kebebasan perzinahan, perilaku, dan penyimpangan seksual lainnya, serta adanya multitafsir pada RUU tersebut," ujarnya.

Bamsoet juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi masukan terhadap materi RUU PKS, mengingat pasal-pasal yang dipersoalkan masih dapat didiskusikan dan dibahas bersama Komisi VIII DPR RI agar didapat kesepahaman dalam RUU PKS.

Diketahui, Draft RUU PKS tersebut saat ini masih dalam proses pembahasan oleh Panitia Kerja (Panja) RUU PKS Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah. Poin yang dibahas antara lain pada Pasal 1 ayat (1) serta Pasal 11 ayat (1), (2) dan (3) yang dinilai pro terhadap perzinahan. [rok]

Komentar

x