Find and Follow Us

Selasa, 23 April 2019 | 10:16 WIB

Keluarga Keberatan Ahmad Dhani Ditahan di Medaeng

Kamis, 7 Februari 2019 | 12:36 WIB
Keluarga Keberatan Ahmad Dhani Ditahan di Medaeng
Ahmad Dhani - (Foto: Inilahcom/Eusebio CM)

INILAHCOM, Surabaya - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Raden Anton Widyo Priono mengeluarkan penetapan bahwa Ahmad Dhani Prasetyo (ADP) ditempatkan sementara di Rutan Medaeng guna menjalani sidang perkara ujaran idiot yang saat ini sidangnya digelar perdana di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (7/2/2109).

"Karena perkara sebelumnya masih banding, maka kewenangan penahanan masih ada di PN Jakarta Selatan. Ini adalah pemindahan sementara penahanannya di Surabaya. Kalau tetap ditahan di Jakarta terlalu banyak resiko. Makanya dijadwalkan seminggu dua kali biar cepat selesai," ujar hakim Anton sesaat usai JPU membacakan dakwaan.

Sesaat sebelumnya, JPU Hari Basuki membacakan penetapan dari PT DKI Jakarta bahwa Ahmad Dhani Prasetyo ditahan sementara di Surabaya sampai proses peradilannya selesai. Namun hal senada juga diungkapkan tim kuasa hukum ADP yang juga mengantongi penetapan dari PT yang sama.

"Dalam penetapan disebutkan bahwa terdakwa tetap ditahan di Rutan Cipinang. Dan kami memohin agar terdakwa tetap ditahan di Rutan Cipinang sesuai permitaan keluarga juga," ujar salah saru kuasa hukum Terdakwa.

Atas dasar itulah majelis hakim akhirnya menetapkan untuk tetap menjalankan penetapan PT DKI Jakarta sesuai versi JPU.

Sekitar pukul 09.25 ADP memasuki ruang sidang Cakra. Dengan mengenakan kaos warna hitam bertuliskan "Tahanan Politik" Dhani tampak santai.

Suami dari Mulan Jameela ini menyatakan kabar baik saat awak media menanyakan kabarnya. "Baik," ucapnya singkat.

Namun dia enggan berkomentar saat ditanya maksud mengenakan kaos bertuliskan "tahanan politik".

Sebelumnya, majelis hakim PN Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 1,5 tahun penjara kepada Ahmad Dhani terkait kasus ujaran kebencian di media sosial. Terkait vonis itu, hakim juga memerintahkan agar Ahmad Dhani segera ditahan.

Ahmad Dhani dianggap telah melanggar pasal 45 ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Untuk diketahui, dalam kasus ini, musisi asal Kota Surabaya ini dijerat Pasal 28 Ayat (2) Jo 45A ayat (2) dan atau 27 Ayat (3) serta Pasal 45 ayat (3) Undang undang Nomor 19 Tahun 2016 UU ITE dengan ancaman hukuman minimum enam tahun penjara.

Seperti diketahui, Ahmad Dhani resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Jawa Timur. Penetapan tesangka itu terkait dengan ucapan "idiot" yang dilontarkan istri Mulan Jameela itu kepada warga Jawa Timur yang menolaknya dalam kampanye #2019GantiPresiden. [beritajatim]

Komentar

x