Find and Follow Us

Selasa, 23 April 2019 | 10:36 WIB

Sidang Ahmad Dhani, Polisi Siagakan Barakuda

Kamis, 7 Februari 2019 | 09:29 WIB
Sidang Ahmad Dhani, Polisi Siagakan Barakuda
Ahmad Dhani Prasetyo (ADP) - (Foto: Inilahcom/Eusebio CM)

INILAHCOM, Surabaya - Ahmad Dhani Prasetyo (ADP) akan menjalani sidang perdana dalam perkara ujaran "idiot" di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (7/2/2019). Tampak ratusan polisi disiagakan di depan instutusi yang ada di Jalan Arjuna Surabaya ini.

Selain itu tampak juga mobil barakuda dan dua mobil water canon disiagakan di pinggir jalan depan PN Surabaya untuk mengamankan jalannya persidangan. Selain sidang ADP, PN Surabaya juga akan menggelar sidang kasus kecelakaan yang dialami driver ojek online yang mana konsentrasi massa juga dikabarkan sangat tinggi. Selain itu juga ada sidang kasus penipuan Sipoa dengan agenda tuntutan.

Informasi yang dihimpun, suami Mulan Jameelah tersebut sudah datang di pengadilan untuk menjalani persidangan perdana. ADP dibawa ke Surabaya pagi tadi melalui pesawat dan sudah tiba di bandara Juanda sekitar pukul 06.30 pagi.

Sebelumnya, majelis hakim PN Jakarta Selatan menjatuhkan vonis 1,5 tahun penjara kepada Ahmad Dhani terkait kasus ujaran kebencian di media sosial. Terkait vonis itu, hakim juga memerintahkan agar Ahmad Dhani segera ditahan.

Ahmad Dhani dianggap telah melanggar pasal 45 ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Untuk diketahui, dalam kasus ini, musisi asal Kota Surabaya ini dijerat Pasal 28 Ayat (2) Jo 45A ayat (2) dan atau 27 Ayat (3) serta Pasal 45 ayat (3) Undang undang Nomor 19 Tahun 2016 UU ITE dengan ancaman hukuman minimum enam tahun penjara.

Seperti diketahui, Ahmad Dhani resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Jawa Timur. Penetapan tersangka itu terkait dengan ucapan "idiot" yang dilontarkan istri Mulan Jameela itu kepada warga Jawa Timur yang menolaknya dalam kampanye #2019GantiPresiden. [beritajatim]

Komentar

x