Find and Follow Us

Minggu, 20 Oktober 2019 | 17:36 WIB

ICW Tantang Partai Tidak Dukung Caleg eks Koruptor

Oleh : Happy Karundeng | Sabtu, 2 Februari 2019 | 12:31 WIB
ICW Tantang Partai Tidak Dukung Caleg eks Koruptor
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho menilai pencalonan mantan koruptor bukti upaya pemberantasan korupsi tidak kuat. Ia pun menantang partai politik untuk membuktikan integritas antikorupsinya.

Menurutnya, Partai bisa menarik dukungan secara politik kepada caleg ex napi korupsi yang masuk dalam daftar calon tetap (DCT).

"Paling tidak dideklarasikan orang ini dicabut, dicopot sebagai caleg pencalonannya," katanya dalam diskusi bertajuk 'Menimbang Caleg eks Koruptor' di kawasan Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019).

Dia menyayangkan masih ada partai meloloskan para mantan koruptor. Padahal, kendati peraturan KPU melarang caleg koruptor telah dibatalkan, partai sudah menandatangani pakta integritas bersama Badan Pengawas Pemilu. Pakta integritas tersebut langsung ditandatangani oleh ketua umum psetai

"Pakta integritas dilanggar oleh mereka sendiri," imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan para caleg mantan koruptor. Hasilnya, ada 40 caleg tingkat DPRD Provinsi, Kota/Kabupaten dan 9 calon legislatif DPD. Tercatat dari 40 caleg mantan koruptor disumbang 12 partai politik, hanya PKB, PPP, Nasdem, dan PSI yang tak mencalonkan. [rok]

Komentar

Embed Widget
x