Find and Follow Us

Selasa, 23 April 2019 | 10:33 WIB

Polri Cek Pasutri WNI yang Disebut Pelaku Bom

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Sabtu, 2 Februari 2019 | 11:34 WIB
Polri Cek Pasutri WNI yang Disebut Pelaku Bom
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Otoritas Mendagri Filipina menyatakan pelaku bom bunuh diri Gereja di Pulau Jolo Filipina adalah pasang suami istri asal Indonesia. Polri mengaku masih mengecek kebenaran informasi tersebut.

"Saya dengar seperti itu. Tapi kita belum tau pasti informasi sebenarnya, kita masih cek dulu," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono kepada INILAHCOM, Sabtu (2/2/2019).

Menteri Dalam Negeri Filipina Eduardo Ao sebelumnya mengatakan dua pelaku serangan bom bunuh diri asal Indonesia berada di balik serangan gereja Katolik di Pulau Jolo yang menyebabkan 22 orang meninggal dan 100 lainnya terluka. Menurut Ao, kedua pelaku dibimbing oleh kelompok Abu Sayyaf.

"Yang bertanggung jawab (dalam serangan ini) adalah pengebom bunuh diri Indonesia. Namun kelompok Abu Sayyaf yang membimbing mereka, dengan mempelajari sasaran, melakukan pemantauan rahasia, dan membawa pasangan ini ke gereja," kata Ao.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Arrmanatha Nasir mengatakan Indonesia belum mendapat konfirmasi berita mengenai kemungkinan keterlibatan 2 WNI dalam aksi teror bom di Jolo, Filipina Selatan.

"Menlu RI tengah mencoba berkomunikasi dengan berbagai pihak di Filipina untuk memperoleh konfirmasi," kata Nasir.

Menurut dia, KBRI di Manila maupun KJRI di Davao City juga tengah berusaha mendapatkan konfirmasi dari berita tersebut. Lalu mengatakan informasi terakhir yang diterima dari pihak Kepolisian Nasional Filipina (PNP) dan komando militer Western Mindanao Command (Westmincom) bahwa pelaku bom belum teridentifikasi. [rok]

Komentar

x