Find and Follow Us

Kamis, 20 Juni 2019 | 11:03 WIB

Polisi : Ada Dokumen Penting di Kantor PT. LIB

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 1 Februari 2019 | 13:01 WIB
Polisi : Ada Dokumen Penting di Kantor PT. LIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Satgas Antimafia Bola menjelaskan alasan penyegelan kantor PT. Liga Indonesia Baru (LIB)

"Karena dari keterangan saksi-saksi dan para tersangka yamg sudah ditahan di situ disimpan dokumen-dokumen yang terkait dengan tindak pidana," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono di Jakarta, Jumat (1/2/2019).

Syahar mengatakan penyidik sudah berkoordinasi dengan pengadilan untuk menyegel kantor PT LIB. Penyegelan ini dipastikan sah karena putusan ini berdasarkan laporan dari manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi.

"Sehingga karena informasi itu muncul kita penyidik langsung meminta keputusan pengadilan. Dan turunnya putusan pengadilan itu maghrib. Sehingga setelah maghrib kita segel dulu," ucap Syahar.

Penyegelan itu berlangsung sekitar pukul 22.00 Wib di kantor PT LIB di Rasuna Office Park DO-07, Jalan HR. Rasuna Said, RT 16/RW 01 Menteng Atas, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2019). Polisi akan segera menindaklanjuti pasca penyegelan kantor PT LIB.

"Tindak lanjut nanti akan dilakukan penggeledahan mungkin hari ini atau kita lihat rencana penyidik," ujar Syahar.

Syahar belum bisa membeberkan dokumen apa yang dimaksud. Syahar hanya menyebut ada seseorang berdasarkan keterangan saksi membawa dokumen ke kantor PT LIB.

"Kita belum tahu karena keterangan saksi dari petugas PSSI ada yang membawa dokumen kesitu. Nanti setelah dilakukan pengggeledahan kita ketahui dokumen apa yang terkait dengan itu," jelas dia.

Sebelumnya Satgas Antimafia Bola menggeledah dua kantor PSSI di Jalan Kemang V dan FX Sudirman. Dalam penggeledahan itu Satgas menyita puluhan dokumen, satu buah handphone dan 2 CPU Computer.

Penggeledahan ini terkait laporan Manajer Persibara Banjarnegara, Lasmi soal dugaan pengaturan skor. Dalam kasus ini, Satgas telah menetapkan 11 orang tersangka yang di antaranya anggota Exco PSSI, anggota komite wasit, dan perangkat pertandingan wasit. [rok]

Komentar

x