Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Februari 2019 | 15:56 WIB

Menteri Rudiantara, Yang Gaji Kamu Siapa?

Oleh : R Ferdian Andi R | Jumat, 1 Februari 2019 | 11:25 WIB

Berita Terkait

Menteri Rudiantara, Yang Gaji Kamu Siapa?
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara membuat kehebohan, Kamis (31/1/2019). Pernyataannya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lembaga yang ia pimpin berujung viral. Semua bermula dari soal pilihan nomor desain sosialisasi Pemilu 2019 antara nomor satu atau nomor dua pilihan anak buah Rudiantara.

Musim pemilu semua menjadi politis. Begitu pula yang tampak dari video yang beredar di media sosial sejak Kamis (31/1/2019) malam. Kegiatan yang bertajuk Kominfo Next yang digelar di Hall Basket Senayan, Jakarta itu terkait sosialisasi Pemilu 2019 di internal kementerian.

Kala itu, Menkominfo Rudiantara menanyakan kepada para pegawainya terkait pilihan dua desain stiker apakah desain nomor satu yang berwarna dasar merah atau desain nomor dua yang didominasi warna putih. Pertanyaan itu sontak memancing keriuhan bagi ratusan pegawai Kementerian Kominfo. Karena dianggap terkait dengan nomor urut capres-cawapres.

Menyadari keriuhan itu, Rudi mengklarifikasi bila hal tersebut tidak ada sangkut pautnya dengan Pilpres 2019. Jawaban para pegawai Kominfo itu tidak dilakukan pemungutan suara, namun merujuk suara yang paling kencang. Alhasil, desain nomor dua yang banyak mendapat teriakan paling kencang dari pegawai Kominfo.

Rudi tampak penasaran atas hasil tersebut. Ia memanggil pegawai yang menjatuhkan pilihan terhadap desain nomor dua yang didominasi warna putih itu ke atas panggung. "Ibu kenapa memilih nomor ini?" tanya Rudi kepada pegawainya, seorang ibu berhijab abu-abu itu tepat di depan dua desain stiker sosialisasi di lingkungan kementerian itu.

Perempuan berhijab itu dengan percaya diri menjawab pertanyaan Rudi. "Bismillahirrahmanirrahim, mungkin terkait keyakinan saja, Pak. Keyakinan atas visi-misi yang disampaikan oleh nomor dua," ucap ibu tersebut lancar.

Mendengar jawaban tersebut, Rudi menimpali dengan mengucapkan terima kasih atas jawaban anak buahnya itu. Namun tak berselang satu menit, Rudi tampak memanggil kembali anak buahnya dan mengajukan pertanyaan. "Bu, Ibu yang membayar gaji ibu siapa sekarang? pemerintah atau siapa? Hah? Bukan yang keyakinan ibu? Ya sudah, terima kasih," cetus Rudi dengan intonasi agak meninggi.

Cuplikan video percakapan Rudiantara dengan stafnya itu beredar luas melalui media sosial. Dialog itu pu diganjar oleh warga internet (internet citizen) dengan tanda pagar #YangGajiKamuSiapa yang menduduki peringkat pertama topik yang paling banyak dibicarakan di linimasa Twitter di Indonesia.

Pemilik akun @Awang_philiang salah satu akun yang membagi percakapan Rudiantara dengan stafnya itu menuliskan kutipan "Sumpah gw gak rela uang pajak gw untuk menggaji menteri kek gini," tulis Awang pada pukul 22.41, Kamis (31/1/2019) malam.

Presiden PKS Sohibul Iman turut mengomentari video tersebut. Ia menyebutkan jika video yang tersebar di media sosial itu benar merupakan sebuah kemunduran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Smg Pak Jokowi tahu ada menterinya yg naif seperti ini," kicau Sohibul melalui akun Twitternya @msi_sohibuliman. Hingga saat ini belum ada klarifikasi ihwal video tersebut dari Kementerian Kominfo.

Musim Pemilu ini semestinya semua pihak, khususnya aparat pemerintah harus lebih bijak. Sikap imparsialitas semestinya dicontohkan oleh para aparat. Menteri sebagai kepala eksekutif di kementerian dapat menjadi tauladan bagi anak buahnya. Dialog Menteri Rudiantara dengan anak buahnya menampilkan ironi di ruang birokrasi kita.

Menisbatkan soal penggajian ASN pada personal tokoh ataupun pemerintah, merupakan tindakan yang tak patut. Operasional pemerintahan, tak terkecuali urusan gaji ASN semua bersumber dari pendapatan negara yang didominasi dari penerimaan negara melalui pajak dari rakyat Indonesia. Pak Rudiantara, yang gaji bapak siapa?

Komentar

x